AMD Kenalkan Portofolio Prosesor Ryzen AI Embedded, Hadirkan Pengalaman Imersif Berbasis AI di Bidang Otomotif, Industri dan AI Fisik
KABARINDO, SURABAYA - AMD dalam acara CES 2026 di Las Vegas, AS, pada Selasa (6/1/2026), memperkenalkan prosesor Ryzen AI Embedded, portofolio baru prosesor x86 embedded yang dirancang untuk mendukung aplikasi berbasis AI di edge computing.
Mulai dari kokpit digital otomotif dan perawatan kesehatan cerdas hingga AI fisik untuk sistem otonom, termasuk robot humanoid, prosesor P100 and X100 Series yang baru menyediakan OEM, pemasok tier 1 dan pengembang sistem dan software di pasar otomotif dan industri dengan komputasi AI berkinerja tinggi dan efisien dalam paket BGA (ball grid array) yang ringkas untuk sistem embedded yang paling terbatas.
Prosesor ini mengintegrasikan arsitektur core “Zen 5” berkinerja tinggi untuk kinerja x86 yang dapat diskalakan dan kontrol deterministik, GPU RDNA 3.5 untuk visualisasi dan grafis real time serta NPU XDNA 2 untuk akselerasi AI dengan latensi rendah dan daya rendah, semuanya dalam satu chip.
Salil Raje, Senior Vice President and General Manager AMD Embedded, mengatakan seiring industri mendorong pengalaman AI yang lebih imersif dan kecerdasan di perangkat yang lebih cepat, mereka membutuhkan kinerja tinggi tanpa menambah kompleksitas sistem.
“Portofolio Ryzen AI Embedded menyatukan kemampuan CPU, GPU dan NPU unggulan dalam satu perangkat, memungkinkan sistem otomotif, industri dan otonom yang lebih cerdas dan responsive,” ujarnya.
Portofolio ini mencakup prosesor P100 Series yang menargetkan pengalaman di dalam kendaraan dan otomatisasi industri, dan prosesor X100 Series yang menampilkan jumlah core CPU yang lebih tinggi dan kinerja AI TOPS untuk AI fisik dan sistem otonom yang lebih menuntut.
Dirancang khusus untuk pengalaman di dalam kendaraan
Prosesor P100 Series menampilkan 4-6 cores yang dioptimalkan untuk kokpit digital generasi berikutnya dan HMI (human-machine interfaces), memungkinkan grafis real time untuk tampilan infotainment di dalam kendaraan, interaksi berbasis AI dan responsivitas multi-domain.
Prosesor ini memberikan peningkatan kinerja multi-thread dan single-thread hingga 2,2 kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya, memastikan kontrol deterministik dalam paket BGA 25×40 mm yang ringkas. Dengan rentang operasi 15–54 watt dan dukungan untuk lingkungan –40°C hingga +105°C, prosesor ini dirancang untuk sistem edge yang keras, terbatas daya dan ruang serta siklus hidup 10 tahun.
Prosesor P100 Series mengintegrasikan GPU RDNA 3.5, menghadirkan rendering hingga 35% lebih cepat untuk mendukung hingga empat layar digital 4K (atau dua 8K) secara bersamaan pada 120 frame per detik. Mesin codec video AMD memungkinkan streaming fidelitas tinggi, latensi rendah dan pemutaran responsif tanpa membebani CPU.
NPU XDNA 2 generasi berikutnya menghadirkan hingga 50 TOPS untuk kinerja inferensi AI hingga 3X lebih tinggi. XDNA 2 menggabungkan pemahaman suara, gerakan dan isyarat lingkungan menggunakan model AI yang didukung termasuk transformator visi, LLM ringkas dan CNN.
Open software untuk desain sistem yang lebih cepat
Prosesor Ryzen AI Embedded menyediakan lingkungan pengembangan yang konsisten dengan tumpukan software terpadu yang mencakup CPU, GPU dan NPU. Pada lapisan runtime, pengembang mendapat manfaat dari pustaka CPU yang dioptimalkan, API GPU standar terbuka dan runtime AI XDNA asli yang diaktifkan melalui Software Ryzen AI.
Seluruh tumpukan software dibangun di atas kerangka kerja virtualisasi berbasis Xen sumber terbuka yang secara aman mengisolasi beberapa domain sistem operasi. Hal ini memungkinkan Yocto atau Ubuntu untuk menggerakkan HMI, FreeRTOS untuk mengelola kontrol waktu nyata, dan Android atau Windows untuk mendukung aplikasi yang lebih kaya, semuanya berjalan dengan aman secara paralel. Dengan pondasi sumber terbuka, dukungan OS jangka panjang dan arsitektur yang dirancang agar mampu memenuhi standar ASIL-B, prosesor ini membantu pelanggan mengurangi biaya, menyederhanakan kustomisasi dan mempercepat jalur menuju produksi otomotif dan industri.
Prosesor Ryzen AI Embedded P100 yang menampilkan 4-6 cores sedang diuji coba oleh pelanggan akses awal. Alat dan dokumentasi tersedia dan pengiriman produksi diharapkan pada kuartal II/2027. Prosesor P100 Series yang menampilkan 8-12 cores yang ditujukan untuk aplikasi otomatisasi industry, diharapkan mulai diuji coba pada kuartal I/2027. Uji coba prosesor X100 Series yang menawarkan hingga 16 cores, diharapkan dimulai pada paro pertama 2027.





