YCAB Foundation Gandeng Microsoft Indonesia; Rilis Platform GenerasiBisa!

YCAB Foundation Gandeng Microsoft Indonesia; Rilis Platform GenerasiBisa!

Surabaya, Kabarindo- Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) bekerja sama dengan Microsoft  Indonesia telah meluncurkan platform GenerasiBisa!, digital platform yang bertujuan membekali generasi muda Indonesia dengan pengetahuan, kepercayaan diri serta kesiapan dalam berkarier.

Platform ini mendapat dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan yang memiliki berbagai fitur, mulai dari program kursus dan mentoring, pencarian kerja, artikel seputar karier hingga informasi mengenai bursa kerja dan acara networking lainnya. GenerasiBisa! Juga didukung ejumlah organisasi dan inspirator seperti PT Kawan Lama Sejahtera, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan Bappenas dengan menjadi mitra penyedia kerja serta mentor bimbingan online.

“Sebanyak 70% dari total penduduk Indonesia merupakan usia angkatan kerja produktif (15-64 tahun). Hal ini berkontribusi positif terhadap pembangunan Indonesia. Tapi sayangnya masih banyak yang belum mendapatkan pekerjaan,” ujar Veronica Colondam, Founder dan CEO YCAB Foundation, dalam rilis yang diterima pada Jumat (10/2/2017).

Ia merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan 60% dari total pengangguran di Indonesia merupakan usia angkatan kerja produktif. Karena itu, YCAB Foundation berkomitmen untuk membantu meningkatkan kapasitas generasi muda.
GenerasiBisa! terbuka untuk anak muda usia 15-24 tahun di seluruh di Indonesia. Mereka cukup membuat akun di platform GenerasiBisa! dan setelahnya dapat langsung mengakses berbagai menu serta materi pendidikan yang tersedia.

Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, mengatakan tingginya jumlah penduduk usia muda dan produktif menunjukkan besarnya potensi Indonesia untuk meningkatkan daya saing bangsa. Diharapkan platform GenerasiBisa! dapat membantu meningkatkan kompetensi generasi muda agar menjadi generasi mandiri dan bermartabat, yang memiliki kompetensi spiritual, sosial dan teknis atau substansial.

GenerasiBisa! lahir sebagai bagian dari M-Powered, inisiatif Microsoft di tingkat Asia yang berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kemampuan TI. Inisiatif ini telah sukses diimplementasikan di Thailand dan menyusul akan diterapkan pula di Malaysia, Vietnam serta Filipina.

Andreas Diantoro, President Director Microsoft Indonesia, mengatakan platform GenerasiBisa! sejalan dengan misi Microsoft untuk memberdayakan generasi muda agar dapat memperoleh lebih banyak kesempatan pada masa depan. Karena itu, pihaknya mendukung pengembangan GenerasiBisa! dengan menyediakan layanan komputasi awan Microsoft Azure. Teknologi ini merupakan bagian dari Public Cloud for Public Good, sebuah program Microsoft Philanthropies yang bertujuan menyediakan akses komputasi awan kepada organisasi non-profit, institusi pendidikan, anak-anak muda serta komunitas.

Generasi muda sebagai fondasi dasar pembangunan bangsa perlu mempersiapkan diri dengan kemampuan digital yang memadai agar dapat menjadi generasi yang berdaya saing, mampu berinovasi dan siap berkontribusi bagi negara.

Bambang Satrio Lelono, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (BINALATTAS) Kementerian Ketenagakerjaan RI, menambahkan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja Indonesia, perlu ada sinergi antara sektor industri dengan sektor penyedia sumber daya manusia, dalam hal ini lembaga pelatihan atau pendidikan.

”Pengembangan platform GenerasiBisa! diharapkan mampu mempersiapkan kemampuan dan mempertemukan kebutuhan tersebut,” ujarnya.