WoW Save Indonesia; Sambangi Kemdikbud RI

WoW Save Indonesia; Sambangi Kemdikbud RI

Ruang Meeting Kemdikbud, Sudirman, Jakarta, Kabarindo- Tak terasa memang Wow Save Indonesia, berawal dari empati akan Indonesia yang lebih baik.

Dimotori oleh Prof. Sarlito, Kak Seto, jurnalis senior, Psikolog Kasandra Putranto, Tung Desem Waringin akhirnya ikut gabung Hermawan Kartajaya, Ali Maskyur Musa, Fadjroel Rahma, Eva Sundari, Prof Hamdi Muluk, motivator Ary Ginanjar dan masih banyak lagi lainnya.

Komunitas Whatsapp Group bertajuk Wow Save Indonesia beberapa waktu lalu sambangi Kemendikbud RI, Dirjen Kebudayaan Prof, Kacung Maridjan menerima delegasi Wow Save Indonesia, Psikolog Kasandra Putranto, pelaku seni & ekraf Arie Budi Hastuari-Sekar Nusa, Boogie-Mahapatih Budaya, dua orang produser dari Putaar Films yang saat sudah memulai syuting film barunya, Kalam-Kalam Langit di Pulau Lombok yakni Dhoni Ramadhan dan Eddy Widjaja dan tentu saja admin, Fachrul Muchsen yang juga owner dari Kabarindo Media Grup dan Ketua Aliansi Jurnalis Online Indonesia-AJOIN.

"Saat ini, kualitas manusia menjadi tidak beradab karena banyak yang melakukan hal-hal yang negatif secara terus menerus. Tidak hanya pemerintah, masyarakat itu sendiri, aparat dan lainnya. Untuk itulah Wow Save Indonesia ingin berperan dan menggandeng Kemdikbud dalam format Kontrol Diri Internal & Eksternal- KDI dan KDE," papar Psikolog Kasandra Putranto gamblang.

Sementara itu Kacung Maridjan berkisah tentang dirinya menjadi produk inspirasi yang suka mendengar dongeng dari sang ibu dan hasil didikan dari guru Madrasahnya di Lamongan serta menonton berita.

Kacung beranggapan sangat positif apa yang di deliver oleh Wow Save Indonesia dengan memulai dari manusia dalam kontrol dirinya.

Saat ini menurut Kacung, tidak lagi terkesan menggurui tapi virus kebaikan itu bisa memberi inspirasi. Kacung sangat mengapresiasi ide tentang Program Kontrol Diri Internal dan Eksternal.

Tim WoW Save Indonesia tidak hanya mendeliver format KDI/KDE untuk pembangunan SDM seutuhnya tapi juga budaya dan film.

"Diakui memang banyak film bagus ditinggalkan oleh penontonnya. Saat ini, Indonesia sudah Pusat Pengembangan Perfilman sehingga film sebagai produk budaya pop bisa menjadi tuan rumah dinegeri sendiri," papar Kacung yang mendukung produksi Putaar Films yang menjadi sentra film Indonesia yang inspiratif dan edukatif.

Lanjut Kacung bahwa diharapkan PH seperti Putaar Films dapat menginspirasi perusahaan film lainnya agar tetap terkait dengan KDI atau KDE agar perilaku manusia dalam format Revolusi Mental yang diinginkan oleh Presiden RI, Joko Widodo, masyarakat Indonesia bisa tertib, santun, anti korupsi dan selalu menjunjung nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dirjen Kebudayaan menerima dengan tangan terbuka program dari seluruh anak bangsa, apalagi ia akui warga WAG Wow Save Indonesia adalah pakar, politisi, motivator dan pendidik yang luar biasa sehingga Kacung merasa beruntung apabila bisa bersinergi untuk program yang lebih nyata dan faktual seperti Mahapatih Budaya atau Sekar Nusa.


Wow Save Indonesia Bergerak............!