Tonggak Sejarah 25 Tahun; Eksistensi Kantor Perdagangan Australia Barat

Tonggak Sejarah 25 Tahun; Eksistensi Kantor Perdagangan Australia Barat

Jakarta, Kabarindo- Dari rilis yang diterima redaksi.

Australia Barat merayakan seperempat abad hubungan dagang dengan Indonesia pada minggu ini, dengan peringatan 25 tahun kantor Perdagangan dan Investasi di Jakarta.
 
Kantor perdagangan tersebut dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Australia Paul Keating pada tahun 1992. Pada awalnya lokasi kantor berada di Surabaya dan bertanggung jawab untuk mengelola hubungan provinsi kembar Australia Barat dengan Jawa Timur.
 
Menteri untuk Hubungan Asia, Bill Johnston mengatakan bahwa Indonesia adalah tetangga terdekat Australia Barat dan Australia Barat merupakan salah satu negara bagian Australia pertama yang membuka kantor di sini untuk memajukan hubungan budaya dan ekonomi bersama.
 
"Indonesia adalah pasar ekspor gandum terbesar Australia Barat, dengan menguasai 28 persen dari total ekspor gandum kita, serta minyak bumi sebagai komoditas ekspor utama lainnya.
 
"Ada banyak ruang untuk pertumbuhan dalam hubungan dagang kami, terutama di bidang-bidang internasional seperti pendidikan, pariwisata, jasa dan teknologi pertambangan dan minyak bumi, dan pertanian," kata Johnston.
 
Pada tahun 2003, kantor tersebut pindah ke ibukota Indonesia dan sekarang mengelola hubungan negara yang lebih luas dengan Indonesia.
 
Kantor tersebut diperluas untuk mencakup pegawai pertanian dan pariwisata yang berdedikasi sejak tahun 2015.
 
Ekspor Australia Barat ke Indonesia naik 14,9 persen pada 2015-16 menjadi $ 1.9 miliar.
 
"Kantor Perdagangan dan Investasi Australia Barat di Jakarta akan terus memainkan peran penting dalam pengembangan hubungan kita dengan Indonesia," katanya.