Tim Watsan PMI; Perluas Distribusi Air Bersih

Tim Watsan PMI; Perluas Distribusi Air Bersih

Jakarta, Kabarindo- Belum pulihnya sarana dan prasarana publik seperti listrik dan saluran air di Provinsi Leyte, Filipina, akibat bencana Topan Haiyan, mengakibatkan pasokan air bersih bagi warga sangat terbatas.

Tim Watsan (water dan sanitasi) Palang Merah Indonesia hari ini melakukan perluasan distribusi air bersih di wilayah Tanawan, Leyte.

 “Thanks you Indonesia,” kalimat itu sering terlontar dari warga yang mendapatkan air bersih dari truk tanki PMI yang menyambangi perkampungan warga di Bangon dan Killi, Tanawan yang bersebelahan dengan Tabontabon.

Norbert, 45 th, warga Bangon, Tanawan, Leyte mengatakan bahwa wilayah ini menjadi kering dan warga sangat membutuhkan air untuk minum. “Kami sangat memerlukan pasokan air untuk minum sehari-hari,” ujar bapak dari 5 (lima) anak, yang rumahnya hancur diterjang topan.

Pemenuhan air bersih bagi warga merupakan prioritas program tim PMI selain medis dan makanan. “Peralatan yang kami bawa, dapat menyediakan air bersih yang cukup bagi warga di 2 wilayah, yakni Tabontabon dan Tanawan,” kata Arifin MH, Team Leader PMI.

“Setiap hari, tim Watsan berupaya mengolah air, agar blader dan truk-truk tanki selalu ready stok, agar dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk minum warga,” terangnya.

Sementara itu, proses pemindahan barang-barang bantuan dari kapal menuju gudang PRC (Philippines Red Cross) masih berlangsung. “Untuk beras, indomie, dan air, sudah ditempatkan di gudang PRC, yang selanjutnya nanti akan disalurkan kepada warga korban topan haiyan,” terangnya saat koordinasi di kantor PRC Tacloban, Leyte, Filipina.