The First National Hardware Hackathon; Siap Di Gelar

The First National Hardware Hackathon; Siap Di Gelar

Jakarta, Kabarindo- Tentu saja ini menjadi kabar menarik untuk para geeks, pembuat, pengusaha, desainer, pencipta, inovator, dan pengembang untuk bergabung dan bersenang-senang di akhir pekan membuat prototipe ide dan hardware hacking.

Dari rilis yang diterima redaksi, ini adalah kompetisi Hackaton Hardware Nasional pertama yang bertajuk “Indonesia’s First Internet of Things Big Data Innovation Challenge”  akan digelar pada 7 dan 8 Maret 2015 bertempat di Crackerz Makerspace , MD Place Tower 2, Kuningan, Jakarta.

Ajang kompetisi yang terbuka bagi siapa saja baik individu maupun grup ini sudah dimulai pendaftarannya sejak 1 Februari – 6 Maret 2015 tanpa dipungut biaya. Selain mendapatkan hadiah uang tunai, para pemenang juga akan mendapatkan kesempatan mempresentasikan hasil karyanya pada event Big Data Week 2015, akan dinobatkan menjadi Indonesia Innovator Ambassador, diundang untuk berkolaborasi dalam ajang “Virtuos Innovation Ecosystem of hardware makers”,  juga akan mendapatkan gratis mengikuti workshop “Human Centered Design Thinking” di MakeDoNia Innovation Hub.
Imanzah Nurhidayat, Co-Partner MakeDoNia  – Makers and Innovators Community selaku penyelenggara acara mengungkapkan, “Selama ini hackathon biasanya software atau apps. Kompetisi ini adalah kompetisi Hackathon pertama di Indonesia yang bertujuan menciptakan terobosan dan inovasi dalam bentuk hardware, dengan hasil akhir untuk menjawab tantangan dan fenomena sosial serta masalah -masalah besar di ranah publik dimana terdapat tiga hadiah utama yang dipersiapkan bagi tiga pemenang utama yakni uang tunai serta kesempatan memamerkan hardware mereka pada ajang Big Data Week 2015.”

Kompetisi Hackathon ini merupakan bagian dari penyelenggaraan ajang Konferensi Big Data kelas dunia bertajuk “Big Data Week 2015” yang akan digelar pada 9 dan 10 Maret 2015 bertempat di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. Pembicara utama di konferensi ini adalah Thomas Davenport, professor dari Babson College, pengajar di Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology serta penulis buku Big Data@Work dan banyak buku lain tentang Big Data dan Analytics.  Ajang ini akan memberi pemahaman lebih jauh mengenai Big Data serta manfaatnya dengan menghadirkan para ahli di bidang Big Data. Hal ini sangat penting bagi berbagai pihak, seperti perusahaan, pemerintah, pemangku jabatan dan kepentingan, pemerintah,  kalangan IT dan lain-lain agar dapat belajar dari keberhasilan dan manfaat yang didapat oleh perusahaan maupun organisasi yang sudah menerapkan Big Data Analytics.

Salah satu pembicara yang juga akan hadir dalam konferensi Big Data Week 2015 ini juga adalah Dr Anthony Vipin Das, FRCS adalah seorang yang berprofesi sebagai Dokter Spesialis Mata namun juga penemu inovasi yang karyanya dapat menjadi bahan inspirasi para Makers dan Innovators di Indonesia. Beliau menemukan sepatu yang menggunakan sensor yang sangat bermanfaat untuk tuna netra sehingga dapat berjalan tanpa menggunakan tongkat. Beliau juga merupakan Dokter Spesialis Mata Konsultan di LV Prasad Eye Institute, Hyderabad, India yang eyeSmart ESDM, penerima penghargaan untuk Rekam Medis Elektronik dan Sistem Manajemen Rumah Sakit yang saat ini telah diooperasikan di seluruh jaringan LVPEI. Karyanya juga telah dianugerahi penghargaan Bergengsi NabaRD Award untuk Inovasi Pedesaan 2012 oleh Pemerintah India dan inisiatif ICT Terbaik 2014 oleh Pemerintah Odisha.
Beliau juga anggota termuda Pasukan Internasional Tugas untuk Emerging Technologies untuk Pengajaran dan Pembelajaran di International Council of Ophthalmology (ICO). Dinobatkan sebagai salah satu Top 35 Inovator di bawah 35 tahun di Dunia pada 2012 TR35 daftar oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat. Dia juga membantu mengarahkan Srujana LVPEI-MITRA Innovation Program dengan Camera Culture. Dan saat ini menjabat sebagai Penasehat Inovasi Kesehatan Kementerian Kesehatan, Kesehatan & Kesejahteraan Keluarga, Pemerintah Telangana.

Selain Thomas Davenport dan Anthony Vipin Das, ajang ini juga akan menghadirkan 24 pembicara lainnya, baik dari dalam dan luar negeri yang ahli di bidang big data diantaranya: Sidney Minassian (Founder & CEO Contexti–Australia), Stewart Collis (Co-founder & CTO aWhere Inc.–USA), Shinichi Ogane (Executive Officer International Services Information Dentsu (ISID)–Japan), Indra Utoyo (Director of Innovation & Strategic Portfolio Telekomunikasi Indonesia), Rico Frans (EVP Coordinator Transaction Banking Directorate Bank Mandiri), Komang Aryasa (Big Data Project Director Telkom Indonesia), Handry Santriago (CEO GE Indonesia), Lisa Irawati (Head of Marketing Strategic Planning & Marketing Services HMSampoerna), Danny Kosasih (Head of Commercial Excellence Takeda Indonesia), Regi Wahyu (CEO Mediatrac), dan Imron Zuhri (CTO Mediatrac), serta rencananya akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama.



Untuk informasi lebih jauh mengenai Big Data Week 2015 serta kompetisi Hackaton dapat diakses di www.bigdataindonesia.com/hackaton.