Tequila Bar; Rayakan Anniversary Ke-4

Tequila Bar; Rayakan Anniversary Ke-4

Bali, Denpasar, Kabarindo- Empat tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 November 2009 Tequila Bar berdiri tegak di depan pantai Kuta.  Nama tequila dipilih dikarenakan pada saat itu Tequila Sunrise menjadi minuman terlaris di Samudera Restaurant.

Maka ditetapkanlah Tequila sebagai nama Bar di Grand Istana Rama tanpa membawa ‘Sunrise’ –nya dikarenakan Kuta hanya memiliki sunset.

Kini, Tequila Bar sudah menginjakan usianya yang ke -4. Pada Kamis, 28 November 2013, Grand Istana Rama memeriahkan hari ulang tahun Tequila Bar sekaligus meluncurkan nama baru dari Tequila Bar. Acara yang dumulai dari pukul 19.00 WITA – selesai ini dihadiri oleh pihak management, tamu hotel, dan tamu undangan. 

Bertema Reborn Party 69 Tequila Bar, malam itu Bapak Andi Ananto, General Manager, membuka secara langsung pesta ulang tahun dan peresmian nama baru dari Tequila Bar menjadi 69 Tequila Bar. Tepat pukul 20.00 WITA, Tequila Bar resmi menjadi 69 Tequila Bar.

69 Tequila Bar menjadi brand new dari bar Grand Istana Rama Hotel dengan konsep terbarunya Fresh, Fun, and Profesional.  Ketut Darmayasa Direktur Food and Beverage mengatakan mengenai konsep terbarunya ini diharapkan mampu membuat 69 Tequila Bar lebih banyak lagi dikunjungi oleh konsumen.

Mengenai pemilihan angka 69, I Ketut Darmayasa mengatakan itu memiliki makna tersendiri. “69 itu easy to remember, sehingga 69 Tequila Bar pun akan mudah diingat masyarakat” ucap I Ketut Darmayasa. Tak hanya itu bentuk dari angka 69 itu sendiri berarti hubungan erat, engagement antara staf dengan tamu. Perubahan nama ini sudah direncanakan sejak 3 bulan sebelumnya. Diawali dengan munculnya menu baru seperti 69 mysetri cocktail.

Bagi penggemar tato, mereka bisa menikmati demo tato di dalam acara Party Reborn 69 Tequila Bar malam itu. Fashion show gaun pengantin dan juga gaun malam yang dihadirkan oleh LV C&C model managagement dan Didit Puri Harapan Bridal designer, serta beer drinking competition ikut menyemarakan perayaan ulang tahun ke-4 69 Tequila Bar. Bagi mereka pemenang beer drinking competition, voucher menginap dan voucher dinner menjadi hadiah untuk dibawa pulang.

Tak hanya itu , perayaan acara ulang tahun pada Kamis malam lalu  dimeriahkan juga dengan tarian tradisional Bali, Tari Samba, Tari Hawaii, Fire Dance dan Rock n’ Roll Band.

Grand Istana Rama Hotel, Kuta, Bali sebagai hotel bintang empat memiliki lokasi yang baik di depan pantai Kuta, yang menawarkan kenyamanan, relaksasi dan salah satu tempat surfing terbaik di dunia. Jalan Legian, Kuta Square berjarak cukup dekat dengan Grand Istana Rama Hotel dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Sedangkan Beachwalk, salah satu shopping mall terbesar dan terbaru di Bali, berada tepat di samping Grand Istana Rama Hotel.

Grand Istana Rama Hotel memiliki 150 kamar di atas tanah seluas 1,7 hektar, denganarsitektur tradisional Bali serta suasana taman tropis yang rimbun membuat tamu merasa nyaman dan feels like home. Semua kamar dan ruang eksterior mencerminkan pesona dan daya tarik Bali, dengan jenis kamar dari Superior Upper, Superior Ground, Deluxe, dan Garden Suite. Untuk memenuhi kebutuhan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) dan wedding,  Grand Istana Rama Hotel menyediakan 3 meeting rooms dengan kapasitas peserta dari 50 – 250 orang.

Grand Istana Rama hotel juga ingin mempersembahkan sesuatu yang bernuansa emosional kepada para tamu dengan menghadirkan beragam kegiatan agar para pengunjung mendapatkan kesan yang tak terlupakan selama liburan di Bali melalui aktivitas-aktivitas budaya di Grand Istana Rama Hotel.

Grand Istana Rama Hotel setiap harinya menampilkan bermacam-macam kegiatan budaya yang diperuntukkan bagi pelancong-pelancong secara gratis dengan tema yang berbeda.  Berbagai ragam aktivitas itu di antaranya adalah pemahaman Bahasa Indonesia, pengenalan filosofi Bali melalui seni dekorasi daun kelapa, aktivitas ini disebut sebagai Canang Decoration, berfoto sambil mengenakan pakaian adat Bali, demo Massage Bali, dan kelas memasak dengan menu tradisional Indonesia. 

Beragam aktivitas budaya yang digelar di Grand Istana Rama Hotel dibimbing oleh tim profesional. Pemahaman mengenai Bahasa Indonesia disampaikan kepada para tamu oleh staf profesional yang handal, sehingga setelah memahami Bahasa Indonesia, mereka para pelancong diharapkan dapat bernegosiasi dengan pedagang pasar seni jika ingin membeli cindera mata.

Selain itu melalui Canang Decoration tamu-tamu diberikan pengetahuan mengenai filosofi yang ada di Bali, yakni pada seni dekorasi daun kelapa. Tak hanya diperkenalkan saja para pengunjung pun diajarkan bagaimana caranya membuat Canang. Berfoto mengenakan pakaian adat Bali menjadi rangkaian aktivitas budaya di Grand Istana Rama Hotel.

Di kelas memasak, pengunjung hotel diajak ke pasar tradisional untuk membeli bumbu dan bahan dasar. Sepulangnya dari sana, mereka diundang untuk meracik bumbu bersama dengan chef profesional dari Grand Istana  Rama Hotel.