Target Sharp 2016; Penjualan Tumbuh 15% Melalui Pasar Baru

Target Sharp 2016; Penjualan Tumbuh 15% Melalui Pasar Baru

Surabaya, Kabarindo- PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) menargetkan penjualan tumbuh 15% pada 2016.
 
SEID optimis target tersebut dapat tercapai karena melihat kondisi ekonomi mulai membaik kembali. Hal ini juga mendorong membaiknya kondisi industri elektronik yang diprediksi mampu terkerek minimal 10 %.
 
“Dengan membaiknya kondisi ekonomi, kami optimis dapat meningkatkan penjualan sebesar 15% pada tahun depan,” ujar Andry Adi Utomo, General Manager National Sales SEID, dalam rilis yang diterima pada Minggu (20/12/2015).
 
Ia mengatakan, melemahnya kondisi ekonomi Indonesia pada 2015 memberikan tantangan berat bagi seluruh sektor industri, termasuk industri elektronik. Hal ini berimbas pada perubahan perilaku konsumen Indonesia yang menjadi lebih cermat dan hemat dalam melakukan pembelian atau bergeser dari impulsive buyer ke price-oriented consumer.
 
Untuk mencapai target tersebut, SEID akan memperluas channel penjualan dengan membuka lebih banyak dealer, termasuk menggandeng lebih banyak pasar online.
 
“Bisnis di pasar online semakin menjanjikan. Bagi beberapa segmen konsumen, toko online memberikan kemudahan di tengah turunnya daya beli masyarakat. Dari segi penjualan, beberapa tahun belakangan ini ada pertumbuhan positif setiap bulan hingga lebih dari dua kali lipat,” ujar Andry.
 
Guna meningkatkan daya saing pada 2016, SEID akan menggenjot berbagai produk baru berbasis produksi dalam negeri seperti lemari es, mesin cuci dan LED TV ukuran menengah. Karena berbasis lokal, produk-produk ini akan mampu dijangkau konsumen dengan harga yang kompetitif.
 
Produk-produk tersebut juga akan dilengkapi fitur-fitur local fit yang disesuaikan kebutuhan masyarakat berdasarkan hasil penelitian tim Research & Development SEID. Dengan demikian, produk-produk tersebut mampu menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang berbeda dengan konsumen di negara-negara lain. Misalnya panel instruksi yang menggunakan bahasa Indonesia, desain bunga elegan di pintu lemari es yang digemari mayoritas konsumen perempuan, fitur low voltage untuk mengatasi masalah tegangan listrik yang tidak stabil di sejumlah daerah, mesin cuci dengan filter penyaring khusus sehingga pakaian tak akan kuning akibat air tanah, LED TV dengan kualitas suara menggelegar sehingga konsumen tak perlu membeli piranti penunjang.
 
Andry menambahkan, pada 2016, SEID akan memperkuat aktivitas branding dan mempertahankan posisinya sebagai produsen elektronik dengan jaringan servis pasca penjualan terluas hingga ke pelosok tanah air. SEID juga akan menggelar beragam kegiatan penjualan melalui pameran dengan mengangkat konsep Jepang di sejumlah wilayah secara berkala untuk mempertajam brand image Japan Quality.