Sheraton Surabaya; Sajikan Kuliner Malaysia

Sheraton Surabaya; Sajikan Kuliner Malaysia

Surabaya, Kabarindo- Sheraton Surabaya Hotel & Towers mengajak masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk menikmati kuliner Malaysia di Kafe Bromo pada Sabtu (27/9/2014) malam.

Masyarakat bisa menikmati bermacam sajian hasil olahan dan kreasi Chef Jamsari Mohamad yang didatangkan khusus dari negeri jiran tersebut. Chef ini menghidangkan aneka masakan khas Malaysia dengan cita rasa asli negara tersebut.

Menurut Etty Soraya, Humas Sheraton Surabaya, hotelnya selalu menyajikan hidangan khas dari negara tertentu setiap bulan. Pada September ini, Sheraton mengangkat tema Malaysia’s Best Food Festival.

Selain menyajikan hidangan khas suatu negara sesuai tema, juga ditampilkan kesenian negara tersebut seperti musik dan tarian, sehingga tamu seolah dibawa ke negara tersebut. Tamu juga bisa menyaksikan atraksi pembuatan teh tarik. Mereka akan dilayani waiters dan waitress yang mengenakan busana khas Malaysia.

“Kali ini kami perkenalkan kuliner Malaysia. Kami mengajak para pecinta kuliner untuk berwisata kuliner menikmati bermacam hidangan khas Malaysia dan menjadi favorit di negara itu. Tamu bisa memilih sesuai selera sambil menyaksikan hiburan yang akan membuat mereka merasakan atmosfir seolah berada di Malaysia,” ujarnya.

Tersedia berbagai pilihan menu diantaranya Nasi Lemak, Betis Kambing Masak Biryani, Rendang Ayam Malaysia dan Mee Seam. Ada pula acar sebagai pelengkap. Jika acar di Indonesia hanya berupa irisan mentimun yang dipotong memajang, acar Malaysia terdiri dari irisan acar dan nanas. Namun rasanya sama, asam.

Menurut Chef Jamsari, kuliner Malaysia memiliki sedikit kesamaan dengan kuliner Indonesia karena masih serumpun. Bumbu masakan negeri jiran ini juga menggunakan rempah-rempah seperti yang biasa digunakan di Indonesia seperti sereh, lengkuas, namun rasanya lebih kuat. Juga ada beberapa menu yang menggunakan bahan susu, kacang mente dan kismis. Misalnya Nasi Biryani. Masakan Malaysia juga cenderung menggunakan susu daripada santan.

Ia  mengatakan, kuliner Malaysia mendapat pengaruh dari Melayu, Cina dan India yang merupakan mayoritas di negara tersebut. Tak heran masakannya juga memiliki sentuhan perpaduan ketiga etnis ini.

“Orang Malaysia suka masakan berlemak seperti Nasi Lemak dan kari. Juga suka yang agak asam. Mereka kurang suka yang pedas-pedas seperti orang Indonesia,” ujar Chef Jamsari.

Tiap negara memang memiliki cita rasa masakan yang khas. Jadi tentu menyenangkan dan menggoda selera untuk mencicipi masakan Malaysia.