Sharp Greenerator Rayakan Hari Jadi; Yang Pertama

Sharp Greenerator Rayakan Hari Jadi; Yang Pertama

Surabaya, Kabarindo- Sharp Greenerator telah mengadakan kegiatan perayaan hari ulang tahun yang pertama di Kebun Raya Bogor yang dihadiri oleh para guru, siswa dan yayasan nirlaba mitra Sharp Greenerator serta perwakilan Dinas Pendidikan kota Bogor.
 
Kegiatan tersebut juga dalam rangka peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada 5 November dan  Hari Pohon Sedunia yang pada 21 November.
 
Sharp Greenerator mengingatkan tentang latar belakang dan tujuan yang ingin dicapai oleh komunitas ini, dilanjutkan dengan pemaparan program dari masing-masing yayasan nirlaba yang diakhiri dengan sesi diskusi bertema “Peran Anak Muda Terhadap Pelestarian Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati“.
 
Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon dan pelepasan ikan sebagai simbol komitmen untuk terus berkontribusi positif kepada pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di Indonesia.
 
Komunitas Sharp Greenerator didirikan untuk membangkitkan semangat dan menggerakkan generasi muda akan pentingnya melestarikan lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati. Sharp Greenerator merupakan wadah untuk menyalurkan energi positif di bidang pelestarian lingkungan, memfasilitasi para siswa untuk memperdalam pengetahuan mengenai masalah lingkungan serta membentuk duta-duta lingkungan dari kalangan siswa.
 
“Melalui Sharp Greenerator, kami mengajak langsung anak-anak melakukan aksi nyata penyelamatan bumi sesuai dengan kapasitas mereka serta menularkan semangat ini kepada teman-teman mereka dan masyarakat,” ujar Haruhiko Sano, General Manager Brand Strategy Group Division SEID, dalam rilis yang diterima pada Sabtu (26/11/2016).
 
Dalam kegiatan tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia menggandeng sejumlah mitra organisasi nirlaba lingkungan hidup, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kebun Raya Bogor untuk aktivitas pelestarian keanekaragaman hayati, Transformasi Hijau (Trashi) untuk aktivitas yang berkaitan dengan isu Reduce, Reuse & Recycle serta budidaya organik, Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi) untuk aktivitas konservasi ekosistem laut dan pesisir, World Wild Fund (WWF) untuk isu yang berkaitan dengan perubahan iklim dan energi terbarukan, juga Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation untuk aktivitas konservasi orangutan.
 
Kelima organisasi tersebut memberikan pendampingan sesuai dengan ruang lingkup kinerja mereka dengan memfokuskan pada peningkatan kesadaran akan bahaya plastik dan dampaknya terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati serta cara penanggulangangan penggunaan tas plastik yang berlebih sebagai penyebab utama menumpuknya limbah plastic.
 
Peringatan HUT pertama tersebut diharapkan dapat menjadi titik awal bagi Sharp Greenerator untuk menjadi komunitas yang mampu memberikan dampak positif kepada lingkungan dan masyarakat serta mencetak generasi muda Indonesia yang memiliki perhatian yang besar terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.