Serikat Pekerja Transportasi Indonesia; Gelar Munas VI

Serikat Pekerja Transportasi Indonesia; Gelar Munas VI

Sudirman, Jakarta, Kabarindo- Dalam rangka menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi Asean, atau disingkat MEA yang akan dimulai pada tahun 2016.

Akhir pekan ini Federasi Serikat Pekerja Tranportasi Indonesia ( FSPTI ) menggelar Musyawarah Nasional atau Munas yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Munas ini merupakan agenda rutin tahunan, dan tahun 2015 ini adalah Munas yang ke-VI, yang mana kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan konsolidasi kepengurusan organisasi.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang handal menjelang MEA. "Kita harus mempersiapkan para tenaga kerja yang handal dan mampu bersaing dengan masyarakat  asean, dan mau tidak mau kira harus menghadapi dan merespon tantangan MEA yang akan mulai berlaku tahun 2016," ujar Yusuf Rizal, Ketua FSPTI dalam pernyataan persnya dengan rekan media di salah satu ruang Hotel Sahid Jaya.
FSPTI sebagai organisasi yang solid dan mandiri, perlu memberikan transformasi, informasi dan pemikiran agar para tenaga kerja kita mampu mempersiapkan diri sesuai kemampuan masing-masing agar membangun kompetensi melalui sertifikasi, sehingga para tenaga kerja sektor transportasi ini menjadi tidak tergeser oleh pekerja asing yang masuk ke Indonesia, tuturnya lanjut.
Berbagai persoalan tenaga kerja kita saat ini masih belum ada perubahan dan masih minimnya konsolidasi dengan instansi-instansi terkait, baik dengan departemen perhubungan maupun instansi lainnya.
Lewat Munas ini, lanjut Yusuf, "kita akan membangun sistem yang baru yang men-citra-kan bahwa tenaga kerja transportasi kita ini memiliki komitmen yang tinggi dalam rangka membangun sistem transportasi Indonesia yang baik, baik itu darat, laut dan udara.
Kegiatan Munas ke-VI yang dimulai pada sore hari ini, dihadiri kurang lebih 200 jajaran anggota serta para pengurus organisasi dan pejabat lintas instasi yang turut diundang, yang diantaranya pejabat perwakilan dari Dinas Perhubungan dan perwakilan Kementerian Pertahanan R.I.
Menjelang MEA ini, FSPTI berharap Pemerintah perlu melibatkan masyarakat untuk mendorong terwujudnya sistem transportasi nasional yang kuat.
Dalam Munas tahun ini, "kami juga berencana akan melaksanakan re-branding, memperbaharui nama dan logo organisasi kami, yang mana nantinya akan kami tambahkan kata     'seluruh', menjadi Federasi Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia, hal ini kami lakukan agar lebih dinamis dan proaktif dalam menjawab tantangan globalisasi kedepan," tutup Yusuf.