Santika Pandegiling; Punya Mango Spa Delight

Santika Pandegiling; Punya Mango Spa Delight

Surabaya, Kabarindo- Banyak bahan bisa digunakan untuk perawatan spa. Misalnya yogurt, kopi, coklat hingga buah – buahan.

Untuk spa dari buah, yang pernah kita tahu ada spa alpukat, spa stroberi dan spa anggur. Kali ini Hotel Santika Pandegiling Surabaya menawarkan Mango Spa Delight atau Spa Mangga selama September.

Menurut Fitri Yuliana, Koordinator Ten Eleven Spa di Santika Pandegiling, karena mangga merupakan buah musiman, maka Mango Spa hanya ditawarkan pada September.

“Musim mangga kan Agustus – Oktober. Jadi kami tak bisa memberikan layanan ini sepanjang tahun. Perawatan ini kami berikan selama September karena pada bulan ini diperkirakan buah mangga banyak tersedia di pasaran,” ujarnya pada Sabtu (31/8).

Untuk perawatan, ia menggunakan bahan berupa ekstrak mangga dalam bentuk bubuk untuk scrub dan masker. Sedangkan buah mangga digunakan sebagai jus untuk diminum sesuai perawatan.

Anna, sapaan akrab Fitri Yuliana, menjelaskan mangga memiliki khasiat yang besar, bagus untuk kulit. Mangga mengandung vitamin C yang tinggi dan bersifat antioksidan yang menangkal radikal bebas.

“Perawatan dengan Mango Spa akan membuat tubuh segar dan kulit halus. Spa ini bisa dilakukan semua usia,” ujarnya.

Lama perawatan berlangsung 2 jam dengan tahapan sejam untuk massage, 30 menit scrub dilanjutkan 20 menit pemakaian masker lalu pembersihan tubuh. Diawali dengan thalasso atau pencucian kaki. Kaki direndam dan dibersihkan dengan air hangat yang dicampur citrus salt. Kemudian tubuh dimassage, selanjutnya discrub, disusul pemakaian masker.

“Scrub berfungsi mengangkat kotoran dan sel – sel kulit mati, sedangkan masker untuk melembabkan dan mengencangkan kulit,” papar Anna.

Perawatan diakhiri dengan mandi untuk membilas seluruh tubuh sekaligus memberi kesegaran. Lalu disajikan jus mangga yang segar sebagai pelengkap dan penutup.

“Jadi manfaat mangga bisa dirasakan komplit dari luar maupun dalam. Selain digunakan sebagai bahan perawatan berupa ekstrak dalam bentuk bubuk, buahnya juga diminum sebagai jus,” ujar Anna.