SINGAPORE AIRLINES; Rilis CHATBOT

SINGAPORE AIRLINES; Rilis CHATBOT

Jakarta, Kabarindo- Singapore Airlines (SIA) pekan  ini telah meluncurkan chatbot versi beta guna memperluas saluran layanan digitalnya untuk para pelanggan.

Bot yang bernama Kris pada awalnya akan tersedia pada halaman Facebook SIA global, dan nantinya juga akan tersedia pada website resmi singaporeair.com.

Para pelanggan yang mengunjungi halaman Facebook SIA dan menghubungi maskapai melalui Facebook Messenger akan dapat berinteraksi secara pribadi dengan Kris  dan menerima bantuan sehubungan dengan kebutuhan pra-penerbangan. Sebagai bot versi beta, Kris akan terus belajar dan kemampuannya akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Saat ini, bot telah dilatih untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam Bahasa Inggris terkait dengan kebutuhan bagasi, check-in, pemesanan online, serta bepergian dengan bayi dan anak-anak.

Berdasarkan data historis, bot versi beta telah dilatih untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para pelanggan melalui singaporeair.com maupun layanan kantor pemesanan. Dengan menggunakan variasi pertanyaan aktual dari para pelanggan, tanggapan Kris telah disesuaikan dengan putaran iterasi menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence), guna melatih bot tersebut untuk memberikan jawaban yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cepat dan efisien. SIA secara bertahap terus meningkatkan kemampuan digitalnya dan pengembangan Kris yang dipimpin oleh tim in-house Singapore Airlines.

“SIA berkomitmen untuk menawarkan lebih banyak pilihan kepada para pelanggan dan kenyamanan yang lebih baik dalam hal bagaimana mereka berhubungan dengan kami – kapan saja, baik siang maupun malam. Kris akan terus berkembang sejalan dengan kami yang juga terus mengembangkan data pengetahuannya berdasarkan pada apa yang paling sering dikemukakan oleh pelanggan kami,” kata Marvin Tan, Senior Vice President Customer Services & Operations.

"Preferensi pelanggan terus berubah dan dengan Kris, kami mempertimbangkan masukan dengan memperluas platform layanan kami diluar pusat informasi dan saluran pesan elektronik (email)," tambahnya.