Pemprov Lampung; Dorong Percepatan Pembangunan Tol

Pemprov Lampung; Dorong Percepatan Pembangunan Tol

Bandarlampung, Kabarindo- Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan pembangunan jalan tol Trans Sumatera, mengingat daerah ini merupakan salah satu dari empat ruas jalan tol prioritas yang akan dibangun.

"Setelah rapat koordinasi dengan gubernur se-Sumatera terkait pembangunan jalan tol Sumatera, saya perintahkan tim teknis dinas terkait untuk menyiapkan data-data yang dibutuhkan oleh pemerintah pusat agar pembangunan jalan tol segera dilaksanakan," kata Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, di Bandarlampung, Senin (1/9).

Ia menyebutkan, Pemprov Lampung juga mendesak pemerintah pusat segera menerbitkan Keppres terkait pembangunan jalan bebas hambatan tersebut, termasuk BUMN ditunjuk yang akan membangun jalan tol Trans Sumatera.

Pemprov Lampung, lanjutnya, sebelumnya telah membentuk tim teknis pendukung rencana pembangunan jalan tol ruas Bakauheni (Kabupaten Lampung Selatan) ke Terbanggi Besar (Kabupaten Lampung Tengah) sepanjang 150 km bisa dilaksanakan tahun 2015, termasuk tim yang dibentuk untuk pembebasan lahannya.

"Anggaran pembangunan pembebasan lahannya dari pemerintah pusat," kata dia pula.

Pemprov Lampung terus berkomitmen menuntaskan pembebasan lahan jalan tol Trans Sumatera di wilayahnya tahun 2014, sehingga pembangunan jalan bebas hambatan ruas Bakauheni ke Terbanggi Besar sepanjang 150 km bisa dilaksanakan.

Biaya pembebasan lahan jalan tol itu sedikitnya mencapai Rp 365 miliar. Tim pembebasan lahan tol Trans Sumatera di wilayah Lampung diketuai oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung, sedangkan pemerintah daerah ikut menyosialisasikannya.

Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza menyatakan, meskipun pembangunan jalan tol tersebut merupakan wewenang pemerintah pusat, namun pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi sangat mendukung demi kemajuan daerah.

Karena itu, diharapkan pembangunan fisik jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dapat segera dilaksanakan pada tahun ini.

Berkaitan itu, rencana terwujud jalan tol Trans Sumatera Highway dari Lampung sampai ke Aceh sepanjang 2.771 km dengan ruas tol sebanyak 23 yang melalui kota-kota besar di Sumatera, perlu diwujudkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Sumatera, meskipun berbiaya sangat besar.

Jalur Trans Sumatera Highway yang dirancang masuk dalam peta ASEAN Highway Network itu, berbiaya sedikitnya Rp200 triliun yang berasal dari APBN dan APBD, dan diharapkan pula dukungan dari swasta.

Pembangunan ruas tol Trans Sumatera Hihgway itu dicanangkan dimulai di empat daerah, yakni Lampung, Sumatera Selatan, Riau dan Sumut dengan perkiraan awal biaya Rp31,5 triliun.

Kendati berbiaya amat besar, sejumlah kalangan mengingatkan pembangunan jalan tol itu dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan nasional, sehingga pemerintah pusat terutama pemerintahan baru hasil Pemilu Presiden 2014, tidak boleh mengabaikannya seperti dilansir dari laman beritasatu.