Pameran fotografi Di Hongaria; Gerakan Kebaikan Indonesia

Pameran fotografi Di Hongaria; Gerakan Kebaikan Indonesia

Budapest, Hungaria, Kabarindo- Pameran Fotografi Gerakan Kebaikan Indonesia digelar bersamaan dengan The Never Gives Up Team Tour Eropa 2015 yang tergabung dalam para pecinta bersepeda dari Jakarta, menarik perhatian masyarakat kota Budapest.

Sebelum ke Hungaria, TIM GKI beserta jejaringnya melaksanakan pameran fotografi tunggal di Pusat Kebudayaan Skierniewice (MOK), demikian pengurus GKI, Nugroho Dewanto, di London, Selasa.

Dikatakannya Polandia salah satu negara peserta Pameran Fotografi Alam dan manusia karya Ebbie Vebri Adrian, dari lima destinasi lainnya dalam Tur Perdana Eropa GKI dan NGU kali ini.

GKI bersinergi dengan Jaringan Diaspora Indonesia Polandia IDN PL dan beberapa jaringan lokal lainnya seperti Pusat Kebudayaan Kota Skierniewice atau MOK (Miejsce Osrodek Kultury), Sahabat Indonesia (Warsawa) dan Universitas Collegium Civitas (Warsawa).

Acara tersebut berlangsung meriah dengan jumlah pengunjung peminat yang Kesuksesan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan professionalisme Tim Teknis dan Artistik dari institusi MOK yang diketuai oleh Fillip Urbanek.

Program tersebut juga di isi dengan atraksi tari Indonesia yang dibawakan penari Sahabat Indonesia, Diah Martin, seorang penari Indonesia profesional di Warsawa.

Kuliner Indonesia menjadi pemikat program tersebut yang disiapkan secara swadaya oleh Tresya Yuliana darinIDN PL diserbu pengunjung yang kebanyakan adalah masyarakat setempat.

Acara juga dimeriahkan dengan hadirnya putri Bunga Skierniewice 2015 dan runner up-nya. Pemilihan Putri Bunga di Skierniewice merupakan bagian dari tradisi Festival Bunga, Buah dan Sayuran yang berlangsung selama 30 tahun di Skierniewice.

Delegasi GKI menghadiri pertemuan tersebut Bina Bektiati, Nugroho Dewanto dan Aqua Dwipayana, sedangkan Pada saat yang sama, Indah Morgan menghadiri pertemuan dengan Wakil Rektor untuk Urusan Kerjasama Internasional, Paulina Codogni di Collegium Civitas.

Bina Bektiati menyebutkan kemungkinan penjajakan untuk program sister city antara Skierniewice dengan salah satu kota sejenis di Jawa Tengah, atau program budaya untuk Putri Bunga di Skierniewice.

Menurut Fillip Urbanek terbuka untuk membantu penyelenggaraan program budaya Indonesia di Pusat Kebudayaan Skierniewice.

Sementara itu, Lio Kurniawan sebagai ketua Dewan Pembina GKI terlibat diskusi serius dengan Paulina Codogni (Collegium Civitas) tentang kemungkinan pertukaran pelajar, atau pengiriman pelajar dari Universitas yang dimilikinya ke Collegium Civitas seperti dilansir dari laman antaranews.