PMI Kirim 7 Personil; Atasi Masalah Pasca Gempa Aceh

PMI Kirim 7 Personil; Atasi Masalah Pasca Gempa Aceh

Jakarta, Kabarindo- Untuk mendukung operasi tanggap darurat bencana gempa bumi di Aceh, Palang Merah Indonesia (PMI) akan mengirimkan bantuan 7 personil yang merupakan tim medis, spesialisasi air dan sanitasi (water & sanitation), dan staf penanggulangan bencana. Ke-7 personil tersebut diberangkatkan dari Jakarta dan akan langsung bertugas di Bener Meriah dan Takengon, Aceh selama 10 hari.

“Bantuan personil ini terdiri dari 2 orang dokter ahli bedah tulang, 1 orang dokter umum, 2 orang perawat yang akan berangkat bersama dengan bantuan obat-obatan, serta 1 personil spesialisasi air dan sanitasi, dan 1 staf penanggulangan bencana,” jelas Tia Kurniawan, Kepala Sub Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI.

Personil tim medis merupakan dokter dan perawat dari RS PMI Bogor. Sementara spesialisasi air dan sanitasi PMI merupakan personil Tim Watsan PMI yang bermarkas di Jatinangor Bandung. Untuk tahap awal, mereka akan bertugas selama 10 hari dan dapat diperpanjang jika dibutuhkan.

Sesuai spesifikasi mereka, ketujuh personil ini akan bertugas memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan asesmen tentang kebutuhan air dan sanitasi untuk para pengungsi korban gempa Aceh.

“Tim medis akan membuka pelayanan kesehatan dengan menggelar mobile clinic. Sementara para dokter spesialisasi akan ditempatkan di rumah sakit. Sementara spesialisasi air dan sanitasi akan melakukan asesmen terlebih dulu untuk mengetahui kebutuhan air dan sanitasi di Bener Meriah dan Takengon,” jelas Tia Kurniawan.

Sebelumnya, PMI telah mengirimkan bantuan barang berupa 50 tenda keluarga (family tent), 250 selimut dan 250 terpal dari gudang regional PMI di Kota Padang, Sumatera Barat dan gudang PMI Pusat di Serang, Banten pada Rabu (3/7).

Sampai hari ini, para relawan PMI Kabupaten Bener Meriah dan PMI Kabupaten Aceh bersama dengan BNPB, BNPA TNI dan Polri masih melakukan proses evakuasi korban gempa yang diperkirakan tertimbun reruntuhan bangunan.