PEKAN KONDOM NASIONAL 2013; Kembali Di Gelar....!

PEKAN KONDOM NASIONAL 2013; Kembali Di Gelar....!

Jakarta, Kabarindo- Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) bersama dengan DKT Indonesia kembali menyelenggarakan Pekan Kondom Nasional (PKN) yang ke-tujuh, hal ini untuk terus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya penggunaan kondom bagi kesehatan masyarakat. Tahun ini, PKN akan dimulai satu hari sebelum Hari Aids Sedunia (HAS) yang jatuh pada tanggal 1 Desember dan berlangsung selama satu minggu penuh sampai dengan tanggal 7 Desember 2013.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, PKN kembali mengajak masyarakat untuk mewujudkan kepedulian terhadap HIV/AIDS dengan tema “Protect Yourself, Protect Your Partner”. Oleh karena ancaman HIV/AIDS di Indonesia meningkat, dibutuhkan kegiatan-kegiatan yang mendidik seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan berhubungan seks yang aman dengan menggunakan kondom, guna melindungi diri dan pasangan. Salah satu tugas penting KPAN dan DKT adalah program pencegahan infeksi HIV baru, terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti para pekerja seks berikut pelanggannya, para kaum muda, kaum gay dan waria, juga kepada pengguna narkoba jarum suntik.

Harapan dari PKN 2013 adalah agar masyarakat dapat mengambil manfaat positif dari rangkaian kegiatan ini, bertanggung jawab bersama pasangannya atas ‘keselamatan dan kesehatan’ dengan mengutamakan hubungan seks yang aman dengan menggunakan kondom. Dengan meningkatnya usaha pencegahan, kita dapat menghentikan laju epidemi HIV di kehidupan masyarakat dan keluarga.

PKN 2013 akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti :
•    Puncak Acara: Konser Goyang Sutra yang akan diselengarakan di Lapangan Yonif Mekanis 201, Jl Raya Bogor KM 28, Gandaria, Jakarta Timur yang bersifat menghibur dan mendidik masyarakat tentang pentingnya penggunaan kondom untuk pencegahan HIV/AIDS. Selama konser ini berjalan, para artis dan selebriti seperti Julia Perez, Siti Badriah dan Imey Mey mengingatkan masyarakat melalui pesan seks aman. Konser ini diharapkan akan dihadiri oleh sekitar 10,000 orang dan ditayangkan secara langsung oleh ANTV untuk dilihat jutaan penonton lainnya. Selain itu, dapat juga diakses secara streaming melalui website www.kondomsutra.net pada tanggal 30 Nopember nanti.
•    Kampanye Edukasi:  Kampanye ini akan dilakukan di 12 kota besar di seluruh Indonesia khususnya di daerah berisiko tinggi seperti pangkalan truk, pelabuhan, dan lokalisasi dengan membagi-bagikan materi tentang HIV/AIDS dan seks aman.
•    Kampanye Bis Kondom:  Bis ini akan mengelilingi kota Jakarta, melakukan edukasi di tempat-tempat nongkrong dan kampus dengan cara membagikan materi dan juga memberikan kuis Sex IQ yang interaktif.
•    Kompetisi Penulisan Berhadiah ke Brazil:  PKN mengajak rekan-rekan jurnalis untuk berbagi cerita dan inspirasi mengenai pentingnya penggunaan kondom dalam lomba penulisan untuk para jurnalis dan blogger. Satu orang pemenang utama akan mendapatkan kesempatan mengunjungi DKT Brazil di Sao Paulo dan Rio de Jeneiro dalam rangka studi banding program pencegahan HIV/AIDS melalui peningkatan penggunaan kondom yang telah berhasil dilaksanakan di negara tersebut.
•    Lomba Foto Berhadiah ke Brazil:  Saatnya masyarakat luas berpartisipasi langsung dengan berbagi aspirasi bagi sesama melalui kompetisi foto media sosial dengan menggunakan Instagram, Twitter dan Facebook dengan tema “Protect Yourself, Protect Your Partner”. Pemenang utama lomba ini juga akan ikut serta ke Brazil bersama pemenang Kompetisi Penulisan PKN 2013.

Melalui PKN 2013 ini DKT sekaligus juga ingin merayakan sebuah prestasi dimana telah berhasil mencapai angka pemasaran sosial sebanyak 150 juta kondom. Keberhasilan DKT dan merek kondom lainnya membuktikan bahwa kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan penggunaan kondom meningkat. Akan tetapi, Mr. Todd Callahan selaku Country Director DKT Indonesia berpendapat, “Jika distribusi dan penggunaan kondom di Indonesia dibandingkan dengan total populasi negeri ini, perjalanan masih jauh. Perlu adanya sebuah program iklan layanan masyarakat tentang seks aman secara berkesinambungan.”

Dr. Kemal Siregar selaku Sekretaris KPAN menambahkan, “Hampir 80% penularan HIV berasal dari hubungan seks tidak aman. Angka ini menunjukkan masih kurangnya penggunaan kondom di kalangan lelaki berisiko tinggi. Sementara berbagai upaya untuk mempromosikan penggunaan kondom telah banyak dilakukan, namun masih dibutuhkan promosi lebih gencar lagi untuk mendorong adanya kesadaran perubahan perilaku”.

“Padahal, kondom tidak hanya melindungi diri sendiri dari terinfeksi HIV, namun juga melindungi orang lain, khususnya pasangannya. Hal ini penting, mengingat jumlah ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV dari suaminya semakin meningkat dari tahun ke tahun, termasuk penularan HIV dari ibu ke anak” lanjut Kemal. 

KPAN dan DKT berharap kegiatan tahunan ini dapat mengedukasi seluruh lapisan masyarakat sambil menghibur untuk terus menjaga kesehatan dan melindungi diri dan pasangannya dengan menggunakan kondom. Dengan program seperti ini, harapan kita adalah pemakaian kondom akan terus meningkat demi kesehatan masyarakat.