Napak Tilas Sang Burung Merak WS Rendra; 25 November

Napak Tilas Sang Burung Merak WS Rendra; 25 November

Jakarta, Kabarindo- Siapa yang tidak mengenal Sang Burung Merak ?

Yah, ia tidak hanya berhasil menaklukkan panggung dengan kepakan sayapnya dengan mimik yang ekspresif lewat bait-bait puisinya.

W.S. Rendra juga ciamik olah rasa di depan kamera di era 70 dan 80-an sehingga redaksi mengaguminya sebagai entertainer multitasking. Senin, 25 November 2013 mendatang, diawali pukul 15.00-22.00 WIB
di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Jakarta.

Ada beberapa rangkaian acara seperti Diskusi  Mengenang Rendra dengan pembicara Dr. Max Lane dan Seno Gumira Ajidarma didampingi moderator Linda Christanty.

Dilanjutkan malamnya pemutaran rekaman Rendra membaca Puisi serta Orasi Sastra oleh Remy Silado. Penghujung acara digelar pertunjukkan “Maria Zaitun” oleh Amien Kamil dan Hanafi.

Bernama lengkap Willibrordus Surendra Broto Rendra dengan banyak predikat mulai dari sutradara, pemain film/aktor, aktivis, pembaca puisi, performer sampai pengajar.

Menuju Jakarta sebagai perantau dari UGM bersama para sahabatnya Chaerul Umam, Taufik Ismail dan Putu Wijaya sampai mengagas Bengkel Theater. Rendra telah mengantongi banyak penghargaan.
- First prize of Sayembara - Writing Arts Drama Section of the Faculty of Education and Culture, University of Gajah Mada Yogyakarta (1954)
- National Literature Prize BMKN (1956)
- Art of the Indonesian Government (1970)
- Prize of the Academy Jakarta (1975)
- Main Book Prize of the Ministry of Education and Culture (1976)
- Adam Malik Award (1989)
- The S.E.A. Write Award (1996)
- Achmad Bakri Award (2006)