Mendag Sampaikan Perlu Bangun Industri Peternakan Sapi Nasional; Setuju....!

Mendag Sampaikan Perlu Bangun Industri Peternakan Sapi Nasional; Setuju....!

Jakarta, Kabarindo– Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Ia meninjau lokasi pembibitan sapi milik pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Lili, Kecamatan Camplong, Kabupaten Kupang.

Akhir pekan ini, didampingi Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Mendag menyatakan Indonesia, khususnya Provinsi NTT, perlu membangun industri peternakan sapi untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.

“Kita perlu membangun industri peternakan sapi yang mampu menutupi kebutuhan sapi nasional," kata Mendag di lokasi peternakan sapi.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kementerian Perdagangan tahun ini, Indonesia masih mengalami defisit daging sapi sebesar 237,89 ribu ton daging atau setara dengan 1,39 juta ekor sapi hidup. Asumsinya, konsumsi daging sapi sebesar 2,6 kg per
kapita per tahun dengan jumlah penduduk 255,4 juta jiwa, maka kebutuhan daging sapi sebesar 653.982 ton atau setara 3,843 juta sapi hidup.

Sementara itu, kemampuan dalam negeri sebesar 2,445 juta ekor sapi sehingga kekurangan 237,89 ribu ton daging atau setara 1,39 juta ekor sapi.
Tahun ini, defisit daging sapi ditutup melalui impor 773,149 sapi hidup dan 83,26 ribu ton daging beku.

Upaya membangun industri sapi nasional sejalan dengan program poros maritim yang diprogramkan pemerintah.

Awal bulan ini, Presiden Joko Widodo juga meluncurkan kapal khusus pengangkut sapi yang melewati rute Kupang.

Di peternakan, Mendag Tom tidak canggung memasuki lokasi kandang sapi dan beberapa kali mengecek kondisi peternakan, saluran limbah, dan lokasi pengolahan limbah. Di lokasi ini, pengolahan limbah ternak sapi dijadikan sebagai pupuk kandang.

Mendag juga melihat pakan ternak yang tumbuh subur di lokasi peternakan, yaitu rumput gajah dan lamtoro. Seperti biasa dilakukannya dalam setiap kunjungan, Mendag mengabadikan aktivitas kunjungannya dengan kamera pintar yang dibawanya.

Usai melakukan peninjauan, Mendag memimpin rapat panitia Natal Nasional di Kantor Gubernur NTT bersama Gubernur NTT Frans Lebu Raya. Sebagai ketua Panitia Natal Nasional, Mendag ingin memastikan persiapan Natal Nasional yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo berjalan lancar
dan khidmat. Pada kunjungan kerja tersebut, Mendag juga meninjau Pasar Oebobo untuk memonitor harga bahan pokok menjelang Natal.

Sementara itu, Francisca Thomas Lembong yang mendampingi kunjungan Mendag, menyempatkan diri mengunjungi Panti Asuhan Kristen GMIT 221 Kupang bersama bendahara umum panitia Natal Nasional 2015 Siti Garsiah, Direktur Jenderal PDN Srie Agustina, Staf Ahli Bidang Diplomasi Perdagangan Sondang Anggraini, serta beberapa pejabat eselon 2 terkait. Di panti asuhan ini, Francisca memberikan bantuan uang sekolah bagi anak-anak panti.

Dari panti asuhan, Francisca mengecek persiapan pengobatan massal di Gereja Santa Maria Assumpta yang akan dilaksanakan seiring peringatan Natal Nasional.