Mendag RI Rachmat Gobel; Sukses Sambangi PM Jepang Shinzo Abe

Mendag RI Rachmat Gobel; Sukses Sambangi PM Jepang Shinzo Abe

Jakarta, Kabarindo- Dari rilis yang diterima redaksi akhir pekan ini.

Dari Kunjungan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel ke Negeri Sakura, Jepang, memberikan nilai positif pada upaya peningkatan hubungan yang sinergis antara Indonesia-Jepang.

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe mengaku sangat mengapresiasi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dan berharap dapat menjalin kerja sama lebih erat. "PM Abe mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara strategis dalam meningkatkan kerjasama ekonomi maupun keamanan," jelas Rachmat usai melakukan pertemuan dengan PM Abe, beberapa waktu lalu, Jepang.

PM Abe bahkan berharap Presiden Jokowi dan Mendag Rachmat dapat berperan besar dalam mempererat dan membangun sinergi ekonomi Indonesia-Jepang. "PM Abe juga mengharapkan kedatangan Presiden Jokowi dan saya ke Jepang pada April mendatang," kata Rachmat.
Selain memberikan surat undangan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika ke-60 yang akan berlangsung pada 21-23 April 2015 di Jakarta dari Presiden Jokowi kepada PM Abe, Rachmat menyampaikan beberapa hal dalam pertemuan tersebut. Rachmat menyampaikan visi Presiden Joko Widodo dalam hal pengembangan infrastruktur, kedaulatan pangan, dan kemaritiman.

Selain itu, Rachmat juga mengungkapkan upaya pembenahan perizinan yang tengah dilakukan pemerintah Indonesia saat ini. "Saat ini, pemerintah Indonesia sedang berupaya membenahi perizinan melalui penerapan pelayanan terpadu satu pintu (one stop service) yang rencananya akan diumumkan oleh Presiden pada 26 Januari mendatang," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Rachmat mengapresiasi pemerintah Jepang dalam membantu Indonesia menangani musibah jatuhnya pesawat Air Asia. "Saya berterima kasih kepada pemerintah Jepang atas respon cepatnya dalam memberikan bantuan kepada Indonesia saat terjadi musibah jatuhnya pesawat Air Asia," ujar Rachmat.

Indonesia-Jepang Sepakat Tinjau Ulang IJ-EPA Sementara itu, dari hasil lawatan Rachmat ke Jepang diperoleh kesepakatan Indonesia dan Jepang untuk meninjau ulang (review) Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA). Kesepakatan ini didapat usai pertemuan Mendag dengan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) Jepang Yoichi Miyazawa kemarin.

"Poin-poin penting yang akan di-review meliputi berbagai sektor, antara lain pertanian, perikanan, manufaktur seperti automotif, serta peningkatan investasi manufaktur Jepang dengan prisip saling memberikan keuntungan," jelas Rachmat.

Review ini akan dilakukan sesegera mungkin agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi 7%, meningkatkan investasi dan ekspor, serta mengurangi defisit perdagangan.

Dukungan Ketua Liga Parlemen Indonesia-Jepang

Ketua Liga Parlemen Indonesia-Jepang dan beberapa anggota parlemen Partai Demokrat Liberal (LDP) juga menyampaikan dukungan kepada Indonesia dan Jepang untuk lebih meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara, khususnya perdagangan dan investasi. Salah satu upaya untuk mendukung program tersebut, Liga Parlemen berjanji akan berkunjung ke Indonesia beserta dunia usaha yang berminat untuk investasi di Indonesia.
Saran Presiden National Graduate Institute for Policy Studies.

Lembaga ini mengusulkan untuk membentuk forum dialog yang anggotannya terdiri dari wakil ekonom, pengusaha, pemerintah yang mempunyai pengaruh di masing-masing negara. Forum dialog ini berlangsung secara regular untuk membicarakan isu-isu strategis dan aktual terkait peningkatan hubungan kedua negara di bidang perdagangan, industri, dan investasi. Komitmen Investasi Perusahaan Jepang Dalam kunjungannya ke beberapa perusahaan, Rachmat menyampaikan bahwa para pemimpin perusahaan memiliki komitmen dan optimisme yang tinggi terhadap Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. "Beberapa perusahaan seperti Epson,Toyota, Honda, Marubeni, Mitsui, Itochu, serta Toray menyatakan akan terus mengembangkan investasinya di Indonesia," kata Rachmat.