Marine Organic Calcium; Penuhi Kebutuhan Kalsium Harian

Marine Organic Calcium; Penuhi Kebutuhan Kalsium Harian

Surabaya, Kabarindo- Peringatan bagi anda yang gemar makan daging atau minum soft drink karena bersifat asam (pH di bawah 7). Untuk menetralkan asam dari makanan dan minuman ini, tubuh akan mengambil kalsium dari tulang. Kondisi asam yang berlebih dan berlangsung terus menerus bisa membuat tulang keropos.
 
Kalsium merupakan mineral yang paling banyak ditemukan dalam tubuh manusia. Rata-rata tubuh manusia dewasa mengandung sekitar 1 kg unsur kalsium, sekitar 99% terdapat pada jaringan tulang dan gigi, sisanya dalam darah dan jaringan lunak. Tulang merupakan pembentuk dan pelindung tubuh serta berfungsi sebagai reservoar (penyimpan cadangan) kalsium dalam tubuh.
 
Head of Health Food Dept PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI), Ronald Iskandar, mengatakan pada Kamis (2/7/215), kalsium dalam tubuh berperan sebagai elemen kepadatan tulang yang maksimal dibentuk pada usia 30 tahun. Kalsium membentuk kerangka yang mampu menanggung berat badan. Jika tubuh kekurangan kalsium dalam jumlah besar akan memicu pengeroposan tulang (osteoporosis).
 
Gerakan tubuh ditentukan oleh stimulasi otot tulang, sementara rangsangan otot tulang timbul karena peran kalsium. Saat tubuh kekurangan kalsium, pergerakan tidak normal akan terjadi pada seluruh otot licin dan otot jantung sehingga tubuh kehilangan kelincahan, keseimbangan, gerakan dan kemampuan koordinasi. Jika asupan kalsium dalam tubuh tidak memadai, dapat terjadi nyeri pada otot tulang. Kekurangan kalsium juga dapat memicu penurunan kekebalan tubuh, sehingga imunitas tubuh berkurang dan tubuh lebih mudah diserang penyakit.
 
Setelah usia 20 tahun, tubuh mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun dan terjadi penyusutan lebih besar di atas usia 50 tahun sebesar 30%. Kehilangan akan mencapai 50% saat mencapai usia 70 tahun dan selanjutnya akan terus mengalami masalah kekurangan kalsium. Perusakan tulang lebih cepat daripada perbaikan tulang.
 
Kebutuhan kalsium setiap orang berbeda. Anak-anak membutuhkan sekitar 800 mg/hari, remaja 1.200 mg/hari, dewasa 1.000 mg/hari, ibu hamil dan menyusui 1.200 mg/hari, sedangkan usia lanjut/menopause 1.200 mg/hari.
 
Sayangnya, menurut data, rata-rata konsumsi kalsium orang Indonesia sekitar 254 mg/hari, sedangkan rata-rata kebutuhan kalsium adalah 1.000 mg/hari. Artinya, kadar konsumsi kalsium masih kurang. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian, tidak cukup dari makanan yang kaya kalsium sekalipun. Karena itu, diperlukan tambahan dari suplemen.
 
CNI menawarkan Marine Organic Calcium (MOC), produk makanan kesehatan suplemen kalsium dari bahan alami yang aman dikonsumsi. MOC merupakan sumber kalsium alami (organik), yaitu kalsium koral yang berasal dari koral laut (hewan-hewan kecil laut) perairan kepulauan Okinawa, Jepang. Hewan ini memakan ion mineral laut kemudian mengeluarkannya dalam bentuk koral.
 
MOC kaya akan kalsium dan73 mineral antara lain magnesium, fluor, besi, mangan, selenium dan seng (zinc). Kalsium tersedia dalam bentuk ion sehingga mudah diserap tubuh dan diedarkan melalui aliran darah. MOC juga mengandung vitamin D3 untuk membantu penyerapan kalsium. Setiap tablet mengandung 200 mg kalsium dan 100 iu vitamin D3.
 
Guna mencegah osteoporosis, Ronald menyarankan untuk mengonsumsi 3 x 1 tablet MOC sehari, anak-anak 2 x 1 tablet sehari, ibu hamil/menyusui/menopause 3 x 2 tablet sehari.
 
“Penuhi kebutuhan kalsium harian Anda dan mulailah menabung kalsium sejak usia dini agar terhindar dari osteoporosis. Tentunya dibarengi olahraga dan gaya hidup sehat, misalnya tidak merokok dan tidak minum alkohol,” ujarnya.