Kemendag Gelar Pasar Murah; Efektif & Diminati Warga

Kemendag Gelar Pasar Murah; Efektif & Diminati Warga

Jakarta, Kabarindo- Menteri Perdagangan Rachmat Gobel.

Ia kembali memastikan bahwa harga bahan pokok harus terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah.
Penegasan ini diungkapkan saat membuka "Pasar Murah" yang digelar Kementerian Perdagangan di Halaman Parkir Gedung
Kementerian Perdagangan, Jakarta, hari ini, Kamis (25/6).

"Pasar murah ini merupakan komitmen Kemendag dalam menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok baik pangan maupun sandang dengan harga yang terjangkau masyarakat berpenghasilan rendah," tegas Mendag Rachmat.

Kementerian Perdagangan kembali menggelar pasar murah pada tahun ini di area parkir kantor Kementerian Perdagangan yang berlangsung mulai 25 Juni-10 Juli 2015. Sama seperti tahun sebelumnya, pasar murah kali ini juga diadakan sebagai bentuk kepedulian Kemendag pada masyarakat lingkungan sekitar kementerian.

Pasar murah akan membantu meringankan beban
masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan pokok, baik pangan maupun sandang, terutama selama puasa dan menyambut Idul Fitri 1436 H.

Mendag Rachmat menuturkan pasar murah seperti ini akan mendekatkan produsen kepada konsumen sekaligus memotong jalur distribusi. "Pasar murah menjadi ajang bagi para pengusaha kecil menengah untuk mempromosikan produk-produknya,” tegas Mendag.

Beberapa komoditas pangan pokok yang dijual dalam Pasar Murah, antara lain beras yang disediakan oleh Bulog dan PIBC dengan harga murah hanya sebesar Rp8.500/kg (kualitas medium) dan Rp9.500 (kualitas premium). Juga minyak goreng yang disediakan oleh lima produsen, dengan harga berkisar
antara Rp9.000-Rp10.000/liter. Harga daging ayam disediakan oleh GPPU dengan harga sangat terjangkau Rp28.000/kg.
Sementara harga telur ayam yang dipasok oleh PINSAR Indonesia dijual seharga Rp18.500/kg.

Harga produk daging sapi yang disediakan oleh APPHI, PD. Dharma Jaya, Aspedata, dan Artha Graha peduli dijual dengan harga berkisar Rp70.000-Rp 90.000/kg. Di samping itu, dijual pula paket sembako yang disediakan oleh peritel dengan potongan harga hingga 50% di bawah harga pasar.

Komitmen untuk menstabilisasi harga hingga terjangkau oleh masyarakat luas juga dilaksanakan di seluruh Indonesia. Bersama Dinas Perdagangan Provinsi, Kabupaten dan Kota, pasar murah diselenggarakan di 216 lokasi di 34 provinsi.

“Kemendag bersama Dinas Perindag seluruh Indonesia akan terus melakukan upaya untuk menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok bagi masyarakat, yang salah satunya melalui penyelenggaraan pasar murah,” ujar Mendag.

Pada kesempatan yang sama, Mendag juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pasar murah, baik di pusat maupun di daerah. ”Dengan kerja sama dan niat yang baik, kami yakin kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang puasa dan Lebaran,” pungkasnya.

Dukungan Semua Pihak
Di Pasar Murah yang digelar di lingkungan Kantor Kemendag Jakarta terdapat 54 stan yang diisi oleh 16 pelaku usaha pangan pokok seperti Pasar Induk Beras Cipinang/PIBC, Bulog, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia, Anggota Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia/AIMMI, Anggota Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia/GIMNI, Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat/PINSAR Indonesia dan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas/GPPU.

Selain itu, terdapat juga stan Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia/APPHI, Asosiasi Pengusaha Pengolahan Daging Skala UKM dan Rumah Tangga/Aspedata, PD. Dharma Jaya, Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia/AGRI, Pasar Induk Kramat Jati, Artha Graha Perduli, dan Anggota Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia/APTINDO), 16 pelaku usaha pangan olahan (Anggota Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia/GAPMMI dan Asosiasi Industri Pengolahan daging Indonesia/National Meat Processor Association (NAMPA).

Sebanyak 8 pelaku usaha retail (Anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia /APRINDO) dan 17 pelaku UKM Pangan dan nonpangan (antara lain anggota Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia/APJI, Asosiasi Persepatuan Indonesia/Aprisindo, GP Jamu, dan UKM lainnya) juga ikut meramaikan acara pasar murah ini.

Barang kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah Kemendag meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, telur ayam, produk hortikultura (buah dan sayur), pangan olahan, serta produk UKM (pangan dan non pangan). Barang-barang tersebut dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar.