KPAI Siap Bersinergi Dengan Pathfinders; Untuk Anak-Anak BMI Hong Kong

KPAI Siap Bersinergi Dengan Pathfinders; Untuk Anak-Anak BMI Hong Kong

Prince Edward, Hong Kong, Kabarindo- KPAI dalam hal ini salah seorang komisioner, Erlinda sebagai sekretaris.

Didahului dengan menyambangi KJRI Hong Kong dan diterima oleh wakil Konjen, Rafail bersama dengan Koalisi Indonesia BISA dan media dari ibukota menyepakati beberapa hal kemarin, Senin (22/9).

"Sebagai perwakilan kita di luar negeri dimana memang populasi yang terbesar sampai tercatat resmi 150.000 TKI dan memang didominasi 90% lebih adalah perempuan sehingga mereka yang akhirnya hamil dan punya anak harus mendapatkan pelayanan. Saya sangat menyadari upaya dan kerja keras KJRI Hong Kong dan Macau selama ini tapi masih ada beberapa hal yang harus terus ditingkatkan karena setelah saya melihat 3 lantai shelter untuk BMI yang ada di KJRI ada ranjang bayi dengan makanan serta tempat yang nyaman sehingga beberapa ruangan bisa dimanfaatkan untuk Day Care dan Play Ground untuk anak-anak Buruh Migran Indonesia," papar Erlinda lugas.

Rafail yang mewakili Konjen Hong Kong, Chalief Akbar Tj sangat merespon positif dan shelter KJRI pun pernah membantu para BMI yang terpaksa melahirkan di perantauan karena ditegaskan bahwa BMI tidak diperbolehkan untuk menikah apalagi sampai punya anak tapi realitas yang dijumpai redaksi bersama media ibukota paling tidak mengutip data Pathfinder sampai lebih dari seribuan tapi dari pihak KJRI angka tersebut harus didiskusikan lagi dan KJRI terbuka untuk bekerja sama.

Pada saat berita ini dibuat, Kristina sebagai salah seorang volounter dan pengurug PathFinders Hong Kong menegaskan bahwa ada beberapa organisasi yang mengurusi perlindungan anak termasuk beberapa kegiatan dari organisasi BMI itu sendiri tapi untuk organisasinya ia tegaskan merupakan organisasi sosial terdaftardi HK, bergerak di bidang layanan ibu dan anak migran termasuk perlindungan anak.

"Kami sudah lama berkolaborasi dengan KJRI dan organisasi yg lain di HK dan mengapresiasi bahwa sejak bulan Maret 2014, akte kenal lahir diterbitkan secara gratis dan dengan tidak sulit oleh KJRI untuk teman-teman yang siap pulang dan lengkap dokumennya," paparnya melalui pesan WA kepada redaksi.

Setelah dari KJRI, tim KIB bersama dengan Erlinda dan media menuju kantor baru dari Pathfinder telah menunggu puluhan BMI yang sedang hamil dan bersama anak yang ada sudah 2-3 orang dengan berbagai suami dari kebangsaan lain seperti Afrika, Amerika, Hong Kong, China, Bangladesh, India, Pakistan, dan negara lainnya.

Suasana riang gembira dan penuh haru karena banyak BMI yang minta foto bersama dan berkonsultasi langsung dengan Erlinda dan berterima kasih perhatian dari pemerintah RI terhadap mereka. Dalam kesempatan tersebut, CEO Pathfinders, Kay Mc Ardle menerima buku saku UU PA 23 tahun 2002 dari KPAI-Erlinda sambil menyampaikan rencana pekan depan untuk bersinergi dengan KPAI agar bisa bertemu dengan lembaga yang berkompoten termasuk ke Jawa Timur dan daerah-daerah sekitar dimana terbanyak BMI Hong Kong yang berasal dari sana.

"Pemerintah RI bersama KPAI sangat ingin membantu dan sudah menyampaikan kepada pihak KJRI agar disediakan Day Care apabila anak tersebut harus dirawat dan bisa ditemui saat liburan dan Play Ground untuk semua anak Indonesia yang ada di Hong Kong maupun Macau. Saya juga menitipkan tips praktis pengasuhan dan pendidikan dini sampai pemberian ASI Eksklusif kepada anak-anaknya," imbuh Erlinda lugas.

Ini menjadi langkah awal untuk perbaikan ke depan sambut era pemerintah baru, Jokowi JK......!


Ayo Peduli Anak-Anak Buruh Migran Indonesia................!