KBRI Bangkok Punya SAWADI; Upaya Tingkatkan Layanan Publik

KBRI Bangkok Punya SAWADI; Upaya Tingkatkan Layanan Publik

Jakarta, Kabarindo- Masyarakat Indonesia yang akan mengunjungi Thailand akan semakin mudah mendapatkan pelayanan dan sekaligus perlindungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok dan Konsulat RI Shongkla.

Pasalnya, KBRI Bangkok terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi internet yang terus diperbaharui. Salah satu pelayanan tersebut adalah layanan lapor diri bagi WNI yang berada di Thailand untuk berbagai keperluan.

Setahun lalu, jika WNI ingin melaporkan diri mengenai keberadaanya di Thailand, harus datang sendiri ke KBRI di Bangkok dan mengisi Formulir Daftar Diri secara manual. Hal ini tentunya kurang efisien dan efektif baik bagi WNI itu sendiri maupun bagi KBRI Bangkok. Hal ini karena antara lain WNI yang berada di Thailand tersebar di berbagai provinsi, dan sebagian besar berkunjung ke Thailand untuk jangka waktu yang terbatas. Sedangkan bagi KBRI, hal ini akan memperlambat pemutakhiran data WNI di Thailand sehingga mempersulit upaya perlindungan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, publik, pada APRIL 2016 KBRI Bangkok memperkenalkan aplikasi pendaftaran diri online  SAWADI (Sistem Aplikasi Wajib Lapor Diri) melalui internet. Sistem ini dirancang guna mempermudah WNI yang akan melaporkan diri terkait keberadaannya di Thailand. Dengan memanfaatkan sistem ini, WNI yang berada di Thailand dapat melaporkan diri ke KBRI Bangkok dari mana pun kebearadaanya di Thailand.

Tak cukup sampai di situ, guna  meningkatkan kemudahan lapor diri WNI, KBRI Bangkok terus  mempercanggih  SAWADI. Kalau sebelumnya aplikasi SAWADI hanya dapat diunduh melalui desk top atau lap top, saat ini dapat pula melalui PlayStore pada smartphone berbasis Android. Kelebihan SAWADI  berbasi Android  adalah data dapat di-submit meski dalam keadaan offline.
Sistem teranyar ini diperkenalkan dan sekaligus diresmikan pada tanggal 25 November 2016 di Phuket, Thailand Selatan, dalam suatu pertemuan pembinaan KBRI Bangkok dan Konsulat RI Songkhla dengan kurang lebih 100 siswa dan siswi sekolah perhotelan dari Indonesia yang sedang menjalani praktek kerja di berbagai hotel di Provinsi Phuket. Pertemuan dihadiri Wakil Kepala Perwakilan RI di Bangkok, Toferry Primanda Soetikno, dan Konsul RI (KRI) di Shongkla, Triyogo Jatmiko.

“Sampaikan ke teman-teman di Indonesia untuk tidak lupa lapor diri online ke KBRI Bangkok atau KRI Shongkla melalaui SAWADI jika berkunjung ke Thailand, karena prosesnya semakin mudah dan dapat dilakukan dimanapun WNI berada di wilayah Thailand,” pesan Toferry dalam pengarahannya. “Diketahuinya keberadaan setiap WNI di Thailand akan memudahkan dilakukannya pelayanan dan perlindungan oleh Perwakilan RI di Thailand,” tambah Triyogo dari rilis yang diterima redaksi dari KBRI Bangkok.

Lapor diri WNI menjadi sangat penting bagi upaya pelayanan dan perlindungan WNI. Melalui lapor diri, KBRI Bangkok dapat mengetahui keberadaan, status, dan kondisi WNI yang sedang berada di Thailand. Hal tersebut akan lebih memudahkan bagi KBRI untuk melakukan pelayanan dan perlindungan bagi WNI yang sedang berada di Thailand, terutama jika terjadi peristiwa terkait WNI yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.