Java Jazz 2015 Tahun Ke-11; Usung Barong Bali

Java Jazz 2015 Tahun Ke-11; Usung Barong Bali

Airman Lounge Hotel Sultan, Jakarta, Kabarindo- Exploring Indonesia, again....!

Indonesia mendunia dengan Java Jazz, yah paling tidak tahun 2015 ini mengusung Barong Bali mulai 6-8 Maret 2015 selama tiga hari berturut-turut masih di JIExpo Kemayoran Jakarta.

Tahun 2015 sudah tak terasa sudah memasuki tahun ke-11 kali ini memakai ikon budaya adi luhung bangsa yakni Barongsai dan tahun lalu dengan Wayang yakni Arjuna.

Diawali dengan Java Jazz On the Move di beberapa venue dengan menyajikan 17 panggung di venue dengan artis mancanegara seperti Jessie J, Christina Perri, Bobby McFerrin, pianist wanita asal Jepang Akiko Tsuruga, Alain Caron, Benjamin Herman Quartet, Blue Note Tokyo All Stars, Brad Mehldau, Chris Botti, Courtney Pine, Etienne Charles, Gregoire Maret, Harvey Mason, Hendrik Meurkes, Jarrod Lawson, John Primer, Jon Regen, Joshua Ledet, Jumaane Smith, Kenny Lattimore, Lisa Ono, Luca Ciaria, Mary Stallings, Meshell Ndegeocello, Michael Lington, Naturally 7, Ramsey Lewis, Richard Bona, Ron King Big Band, Snarky Puppy and many mores.

Sementara untuk line up dari artis dan musisi 90-100 musisi indonesia dijelaskan oleh Eki Puradiredja di tahun ke-11 memulai dengan formulasi yang betul-betul baru dengan banyak musisi muda dan baru bernuansa jazz.

Anda tentu senang sekali apabila tahu bahwa antara lain,
Abeng, Andre - pengiring Glen Fredly, Ananda Sukarlan berkonsep Rhopsody Nusantara bernuansa klasik dan jazz untuk pertama kalinya, Dian Pramana Putra, Diqta Project, Dion Subijakto, Dira Bonks, Farah D-Etnis Jazz Project, Kahitna, laya (Putri Broery Pesolima), mata jiwa, Petra Sihombing, Reza Artamevia, Rini Wulandary, 3Diva, The Ladies Of Jazz (Ermi Kulit), Sheila On 7, Tulus dan beberapa musisi muda yang lagi naik daun lainnya.

Selain itu dijelaskan juga tentang Tribute To Denny Sakrie untuk mengenang kritikus dan program director yang mengawali karirnya dari radio Madama FM Makassar.

"Mas Denny almarhum penuh dengan kebaikan dan jasa dari perkembangan dari Java Jazz sejak tahun 2005 yang sudah banyak membantu Java Production untuk memulai Java Jazz bagaimana memulai dengan media, ekosistem wartawan musik dan mensosialisasikan acara kami ke pihak lainnya.

Ada yang menarik selain Garuda Indonesia dan BNI serta Telkomsel yang menjadi sponsor utama. Tak terlihat lagi produsen rokok yang diberi tempat oleh pihak penyelenggara sehingga terasa nyaman di tahun 2015 tanpa asap rokok dan Indonesia sehat bisa cepat-cepat terealisasi.

Sebelum berpisah, Reza Artamevia yang tidak berhijab lagi menyanyikan beberapa lagu hitsnya menghibur para wartawan sembari pihak BNI memperkenal logo serta tampilan terbaru dari Tap Cashnya bernuansa hitam dengan logo Barong Bali yang akan mulai diperkenalkan saat Java Jazz mendatang, semoga saja Tap Cash Wayang Arjuna bisa ditukar ya seloroh beberapa media saat redaksi mengupload berita ini untuk Anda baca.


Dont Miss It............!