Indosat Gandeng Bloomberg TV; Populerkan Mobile TV Interaktif

Indosat Gandeng Bloomberg TV; Populerkan Mobile TV Interaktif

Jakarta, Kabarindo– Bloomberg TV Indonesia dan PT Indosat Tbk menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) peluncuran layanan Mobile TV interaktif yang pertama di dunia.

Aplikasi ini merupakan buah karya salah seorang putra cerdas bangsa Indonesia, Igg Adiwijaya PhD.

“Biasanya platform teknologi dan inovasi seperti ini muncul dulu pertama di dunia, baru diadopsi di Indonesia. Sekarang yang terjadi kebalikannya dan Bloomberg TV Indonesia bangga menjadi TV pertama di dunia yang meluncurkan Mobile TV interaktif," kata CEO Bloomberg TV Indonesia, Aditya Chandra Wardhana dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/9).

Didukung dengan jaringan UMTS 900MHz yang baru saja diluncurkan di Bali, aplikasi yang menggunakan teknologi ‘iBOLZ’ ini akan memungkinkan pelanggan Indosat menikmati tayangan Bloomberg TV Indonesia dengan cara interaktif di ponsel atau smartphone.

“Pengalaman menonton TV melalui smartphone dengan cara interaktif ini diharapkan menjadi standar baru. Menonton TV itu di handset itu ya harus seperti di rumah,” kata Aditya.

Salah satu fitur utama aplikasi Mobile TV Interaktif Bloomberg TV Indonesia adalah kemampuan otomatis memilih resolusi tayangan yang menyesuaikan dengan kualitas koneksi bandwidth.

"Tidak hanya streaming statis tayangan TV, melainkan dinamis karena memberikan kendali kepada konsumen untuk menentukan tayangan yang diinginkan, simpan dan bagikan ke teman-temannya,” kata CEO iBOLZ, Igg Adiwijaya PhD seperti dilansir dari laman beritasatu.

Aplikasi Mobile TV Interaktif Bloomberg TV Indonesia akan tersedia di Operating System (OS) Android mulai 1 Oktober 2013. Dalam beberapa bulan berikutnya, akan juga tersedia di OS lain seperti I.O.S, Blackberry, dan Windows 8.

Igg Adiwijaya PhD, atau yang akrab dipanggil Gusti, memiliki pengalaman 20 tahun di bidang Penelitian dan Pengembangan (R&D) Tehnik Informasi (TI) di berbagai lembaga internasional di luar negeri, terutama di Amerika Serikat (AS).

Gusti juga pernah bekerja di NASA dan memiliki sertifikasi teknis dan finansial dari beberapa perusahaan ternama di AS seperti IBM, EMC, VMWare, dan Universitas New York dalam bidang database, storage, virtualisasi, serta manajemen cloud dan resiko finansial.

Sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Chief Techonology Officer (CTO) Advantechnologies Inc.