Indonesia Sambut FTV AISHITERU; Kolaborasi Indonesia-Jepang

Indonesia Sambut FTV AISHITERU; Kolaborasi Indonesia-Jepang

Jakarta, Kabarindo- Sebagai bagian dari Rangkaian Perayaan Peringatan 55 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang, Perhimpunan Persahabatan Indonesia Jepang (PPIJ) bekerjasama dengan DNA Production dan FUJI TV-Japan, serta didukung oleh KOMPAS TV.

Tak lama lagi kita akan menyaksikan sebuah Film TV (FTV) dengan judul “Aishiteru”. Aishiteru, sebuah FTV masa kini yang berlatar belakang sejarah dan jalinan hubungan persahabatan Indonesia-Jepang, yang tahun ini sudah berlangsung selama 55 tahun sejak ditandatanganinya Perjanjian antara kedua negara pada tanggal 20 Januari 1958.

Berdasarkan fakta sejarah, diketahui bahwa terdapat 107 orang tentara Jepang pada masa PD II, telah menjadi Pahlawan bagi Indonesia. Bahkan 25 orang diantaranya, telah dimakamkan di TMP Nasional Kalibata. Maka muncullah ide untuk membuat FTV ini, dimana di dalam perjalanan ceritanya menghadirkan nilai-nilai semangat kebersamaan, saling menghormati dan menghargai, serta memberikan manfaat.

Dalam FTV ini, disuguhkan pula, pertukaran budaya dan keindahan alam Indonesia-Jepang.

FTV ini akan memulai proses produksi di bulan Oktober 2013 dengan kru produksi gabungan,dari Indonesia dan Jepang. Kolaborasi yang unik ini disutradarai oleh Eddy Prass dari Indonesia dan Satoshi Kubota dari Fuji TV, Jepang.

Kompas TV akan menyiarkan film ini pada bulan 22 Desember 2013, sementara Fuji TV akan menyiarkannya pada bulan Januari 2014. Syuting FTV ini akan mengambil tempat di Indonesia dan juga di Jepang.

Co-production antara Indonesia dan Jepang dalam hal perfilman ini adalah yang pertama sepanjang sejarah.

Sinopsis:
Aishiteru menceritakan kisah Mediana (Prisia Nasution), seorang mahasiswi Indonesia yang magang di K-TV, dan Satoshi (Minami Keisuke), seorang jurnalis JBS (Japan Broadcast System) yang mengunjungi Indonesia dalam rangka meliput perayaan hubungan Indonesia-Jepang yang ke-55 sekaligus mencari keberadaan kakek Satoshi yang bernama Tamotsu Matsumo, seorang wartawan perang, yang menghilang setelah dikirim ke Indonesia pada Perang Dunia II.

Kedua insan dari latar belakang yang berbeda ini menyatukan ide untuk menyelidiki keberadaan Tamotsu yang ternyata adalah seorang sosok yang dikenal dengan nama Suwiryo. Suwiryo sebenarnya telah tewas melindungi Tamotsu saat ia dikejar oleh tentara Sekutu. Sejak Suwiryo tewas, Tamotsu pun mengurus keluarga Suwiryo.

Pengerjaan Original Sound Track Aishiteru melibatkan musisi kawakan Indonesia, Fadly, yang menulis lagu yang berjudul “Perfect Love” dan akan dibawakan oleh Kotak di bawah
naungan Warner Musik Indonesia.

Rachmat Gobel, Ketua Umum PPIJ dalam sambutannya menyampaikan, “Jepang telah berdiri di sisi Indonesia sejak tahun 1958, jauh sebelum negara-negara lain membuka kerja
sama bilateral dengan Indonesia. Hingga sekarang, Jepang selalu ingin menunjukkan komitmennya terhadap Indonesia, tidak sekadar hubungan bisnis belaka, namun juga hubungan yang lebih dekat, dari hati ke hati.”

Khusus mengenai FTV ini, Rachmat menyampaikan, “ Melalui pesan-pesan yang terkandung dalam FTV ini, diharapkan dapat
meningkatkan pengertian dan komunikasi kedua bangsa, yang pada gilirannya mampu mempererat hubungan persahabatan kedua negara, Indonesia dan Jepang”.

Rina Novita selaku producer dari DNA Production mengatakan, “Ada nilai-nilai Timur yang perlu diangkat, misalnya masalah persahabatan dan cinta sejati. Nilai-nilai ini mulai luntur, padahal seharusnya dilestarikan. Selain itu, Jepang ada salah satu negara yang maju di bidang perfilman, baik adanya jika Indonesia bekerjasama dengan negara seperti Jepang.

Duta Besar Jepang Yoshinori Katori mengatakan, “Saya sangat berterima kasih atas adanya inisiatif yang sangat baik untuk memproduksi FTV seperti Aishiteru ini. Saya rasa FTV ini bisa menunjukkan persahabatan dan hubungan baik Indonesia dan Jepang. Saya pun yakin, FTV ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi persahabatan dan kerjasama perfilman Indonesia dan Jepang di masa mendatang.” Saat ini lebih dari 1.200 perusahaan Jepang beroperasi di Indonesia dan menyediakan lebih dari 300.000 lapangan pekerjaan. Kurang lebih 12.000 orang warga negara Jepang tinggal di Indonesia.

Dalam rangka merayakan hubungan yang kian harmonis ini, serangkaian kegiatan dilakukan baik di Jepang maupun di Indonesia, diantaranya : Festival Tari Bali di Osaka, Festival Film Indonesia di Jepang, Turnamen Sumo di Jakarta, The World Police Band Concert di Jakarta, Ja-Japan Matsuri di Jakarta dan pemutaran Japan Film Week Festival di Kompas TV, serta puncaknya nanti di bulan Desember 2013 : “Indonesia-Japan Expo 2013-Smart Community in Indonesia” di arena PRJ Kemayoran Jakarta.