Indonesia Punya ISFiT; Festival Pelajar Pembuka Cakrawala

Indonesia Punya ISFiT; Festival Pelajar Pembuka Cakrawala

Jakarta, Kabarindo- Yah, itu adalah negara di ujung Skandinavia ini mungkin terkenal dengan keindahan aurora atau fjord-nya yang menjadi inspirasi latar film Frozen (2013).

Namun, yang mungkin belum banya diketahui orang, Norwegia adalah tuan rumah festival pelajar tertua dan terbesar di dunia: International Student Festival in Trondheim (ISFiT).

Sejak keruntuhan tembok Berlin tahun 1990, para pelajar Norwegia mengundang perwakilan pelajar Eropa untuk saling bertukar gagasan terkait isu sosial dan politik dengan mengusung tema ‘A Changing Europe’ dalam ISFiT. Seiring waktu, festival ini diadakan setiap dua tahun sekali dengan mengundang sekitar 400 perwakilan  pelajar dari seluruh dunia.

Pada 5-15 Februari 2015 mendatang, ISFiT akan mengusung tema besar ‘Corruption’ untuk dibahas secara lebih komprehensif di 18 workshop yang mempertemukan para perwakilan pelajar dengan pakar di bidangnya. Tema workshop pun juga sangat beragam mulai dari Pendidikan, Perubahan, Media, Kewirausahaan, Kesehatan, Lingkungan, dan masih banyak lagi.

Selain workshop, ISFiT juga mengadakan Cultural Programme, Dialogue Groups, dan Student Peace Prize.  Cultural Programme menghadirkan pertunjukkan seni dan kehadiran tokoh inspiratif peraih nobel sementara Dialogue Groups menghadirkan perwakilan pelajar dari daerah konflik untuk bersama-sama membentuk lingkungan kondusif untuk dialog konstruktif.

Student Peace Prize (SPP) didirikan tahun 1999. Penghargaan ini bertindak layaknya Hadiah Nobel untuk para pelajar yang telah berkontribusi dalam mempromosikan perdamaian, hak asasi manusia, dan demokrasi. Diharapkan melalui serangkaian kegiatan ini, dapat tercipta rasa kebersamaan sebagaimana ISFiT bertujuan untuk menjadi tempat pertemuan untuk diskusi dan debat; arena di mana gagasan dilahirkan, persahabatan dibentuk, dan pelajaran berharga didapatkan.

Tahun ini, panitia ISFiT hadir dengan beragam inovasi seperti program ISFiT ambassador dan metode crowdsourcing yang digunakan untuk merumuskan materi workshop. ISFiT ambassador adalah program seleksi untuk pelajar dari seluruh dunia yang bersedia menjadi agen perubahan dengan membantu mempromosikan ISFiT dan kesadaran antikorupsi di negara masing-masing. Oktober lalu, ISFiT juga meluncurkan gerakan berskala global di www.theglobalinfection.com untuk melakukan pemetaan terhadap kasus korupsi di dunia, sekecil dan seremeh apapun.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan Nariswari Khairanisa (19) yang merupakan ISFiT ambassador asal Indonesia dan kontributor kabarindo, Marius Jones selaku Presiden ISFiT 2015 mengkonfirmasi kedatangan tamu spesial dalam ISFiT 2015 yang tidak lain adalah Dalai Lama.

“Kita (pemuda) terbiasa mendengar pendapat yang mengatakan bahwa kita berbeda. Dengan kehadiran Dalai Lama, kita bisa memberikan pesan bahwa kita bisa bersatu untuk bersama-sama melawan korupsi, apapun latar belakang atau tempat asal kita”, papar Marius antusias.

Tertarik untuk menjadi bagian dari perubahan global yang dimulai dari aksi lokal bersama ISFiT? Segera bagi gagasan anda di laman ISFiT (www.isfit.org/workshops) dan dukung gerakan antikorupsi di www.theglobalinfection.com!