Hanum Salsabiela Rais; Memuji Rizal Mantovani

Hanum Salsabiela Rais; Memuji Rizal Mantovani

Kantor Redaksi Kabarindo, Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta, Kabarindo- Indonesia sambut buku baru dari pasangan penulis Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra berjudul Faith and The City.

Tidak tentang buku barunya yang akan rilis 12 Desember mendatang.

Tapi saat sowan ke kantor redaksi Kabarindo.Com bersama dengan Koalisi Online Pesona Indonesia pagi tadi membeberkan banyak fakta dan celotehan khas sosok humble dan cerdas, Hanum Salsabiela Rais.

"Saya suka dengan penggarapan dari sineas kawakan Rizal Mantovani, saya bersama dengan beberapa orang berkesempatan menyaksikan film ini sampai selesai dan saya takjub dan terperangah bahwa ini adalah film Indonesia yang bercitarasa Hollywood yang belum pernah ada bergenre berbeda dan tentu saja tidak untuk Indonesia tapi dunia," selorohnya renyah di hadapan para bloggers, vlogger dan jurnalis online.
 
Menurut redaksi, tidak berbeda jauh dari 99 Cahaya Di Langit Eropa, justeru yang ia akui sebagai penulis spesialisasi perjalanan keliling dunia secara investigatif bahwa sebelum ke Eropa memang di awali dengan perjalanannya ke Amerika terlebih dahulu.

Premis Hanum yang tidak biasa dari aktivitas menulis berdasar passion akhirnya jadi profesi baru yang mengasyikkan, Hanum bertutur apa adanya saat ia jatuh cinta sebagai jurnalis dan apa yg ia lakukan saat Sang Rangga, suami tercinta mengajaknya ke Eropa berkutat di perpustakaan untuk menulis sampai Hanum harus berterus terang dan meminta untuk tidak lagi meneruskan tradisi menulis IslamPhobia.

"Menurut saya justeru ekstremisphobia saja yang memang mereka yang takut akan Islam yang tidak mereka ketahui dan mau belajar sehingga apa dunia lebih baik tanpa Islam menjadi premis yang menarik bagi Maxima Pictures, memang saya akui untuk kepentingan komersialisasi ada beberapa karakter yang justeru tidak ada di dalam buku seperti Stevan (Nino Fernandes) tapi dalam film ia tetap menjadi sahabat dari Rangga (Abimana)," jelas pemilik Arah Dunia Televisi- ADITV lugas.

Ia pun tak sungkan dan meladeni semua permintaan para bloggers dan jurnalis online untuk berfoto bersama dan menorehkan tandatangannya di poster besar dari Bulan Terbelah Di Langit Eropa yang memang dari sisi judul sangat menarik oleh orang Amerika sendiri untuk mengoogling sehingga berharap film ini menarik tidak hanya kaum muslimin tapi agama lainnya pun dapat menikmatinya sebagai referensi yang ia setujui film ini adalah tontonan bernas bagi penonton yang cerdas seperti judul dari warga KOPI- Koalisi Online Pesona Indonesia.

17 Desember, Hanum mengingatkan bersama dengan para warga KOPI dan tentu saja berharap filmnya yang kedua setelah 99 Cahaya Di Langit Eropa bisa tembus 3 juta penonton, Amien........!


Dont Miss It..............!