Guru Besar IPB; Meyakini Program Pertanian Jokowi-JK

Guru Besar IPB; Meyakini Program Pertanian Jokowi-JK

Jakarta, Kabarindo- Visi-misi dan program pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam bidang pertanian dianggap lebih bisa diharapkan untuk mengangkat keterpurukan petani selama 10 tahun terakhir ini. Sebab, apa yang dicanangkan oleh Jokowi-JK diyakini lebih tepat sasaran dalam rangka menaikkan nasib petani dan meningkatkan dunia pertanian.

Menurut Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Dwi Andreas Santosa, dalam visi misi Jokowi-JK dicanangkan yang namanya program reforma agraria, yakni pembagian 1 juta hektare lahan untuk petani kecil. Selain itu ada program pengalihan subsidi pupuk dan benih ke petani.

"Subsidi itu selama ini tak diberi langsung. Ke depan ini menjadi subsidi langsung ke petani, dan akan diberikan juga subsidi output dan perlindungan harga sehingga petani tidak merugi ketika panen,” kata Andreas Santosa di Jakarta, Minggu (6/7).

Dia menjelaskan, pengaruh perubahan iklim juga sudah diantisipasi oleh Jokowi-JK melalui perbaikan jaringan irigasi dan pembangunan embung dan waduk. Ketimpangan penguasaan lahan juga akan diatasi melaui program transmigasi hebat melaui program pengembangan lahan perkebunan dan pangan skala besar. Skemanya, kepemilikan petani 80% dan pengusaha 20% di lahan seluas 8 juta hektare.

“Program tersebut bisa menciptakan lapangan usaha untuk petani kecil minimum 4,5 juta,” ujarnya.

Bahkan, Ketua Umum Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia (AB2TI) ini mengatakan ide pendirian Bank dan Asuransi Agro-Maritim yang digagas oleh Jokowi-JK akan bisa membebaskan petani dari jeratan rentenir dan spekulan pangan.

"Bila dilaksankan, dalam lima tahun mendatang, kedaulatan pangan bagi Indonesia bisa benar-benar terwujud,” kata Andreas seperti dilansir dari laman beritasatu.