Gout De France; Siap Sajikan Hidangan Khas Prancis

Gout De France; Siap Sajikan Hidangan Khas Prancis

Surabaya, Kabarindo- Tiga resto pilihan di Surabaya akan menyajikan hidangan khas Prancis dalam event Good France atau Gout de France pada Kamis (19/3) malam.
 
Ketiga resto tersebut adalah Vis a Vis di Hotel JW Marriott, Citrus Lee dan di Hotel Sheraton.

Renaud Mahe, Director of Food & Beverage Sheraton, mengatakan pihaknya akan menyajikan hidangan khas Prancis dalam set menu di Presidential Suite yang berkapasitas . 22 orang. Set menu ini mulai dari hidangan pembuka dingin dan panas, hidangan utama ikan atau kerang, daging atau ayam, keju Prancis, hidangan pencuci mulut dengan coklat, hidangan penutup lainnya dan anggur Prancis.
 
Karena yang disajikan menu-menu spesial, Sheraton mematok harga Rp. 1,3 juta per set menu. Citrus Lee mematok harga Rp. 1,145 juta per set menu di resto ini yang berkapasitas 40 kursi, sedangkan Marriott membandrol Rp. 1,2 juta per set menu di Vis a Vis yang berkapasitas sama. Menu-menu yang disajikan semuanya spesial dan berbeda antara satu resto dengan resto lainnya.
 
Sheraton menyajikan hidangan bercita rasa asli Prancis hasil kreasi Laurent Guesdon, chef asli Prancis. Vis a Vis menyajikan hidangan Prancis dengan sentuhan Nusantara hasil kreasi Chef Indonesia, Arief Mustafa. Sedangkan Citrus Lee menyajikan hidangan Prancis dengan sentuhan Asia hasil kreasi Chef Hendry Sedjahtera.
 
Menurut Chef Arief, makanan Prancis tidak bisa lepas dari keju dan wine yang menjadi ciri khas-nya. Sedangkan masakan Indonesia kuat pada rempah dan bumbu. Ia memadukan cita rasa Prancis dan Nusantara agar bisa diterima lidah orang Indonesia dan memberikan sentuhan berbeda.
 
Sedangkan Chef Hendry memadukan masakan Prancis dengan cita rasa Jepang dan Cina, mengingat Hendry memiliki darah Tionghoa dan berasal dari keluarga yang mengelola resto Cina. Namun Hendry menimba ilmu kuliner di Prancis.
 
Menurut Veronique Mathelin, Direktur Institute Francais Indonesia (IFI) Surabaya, harga yang dipatok untuk set menu tersebut memang relatif mahal karena hidangan yang disajikan tergolong spesial dan hanya dalam event Gout de France yang diadakan setahun sekali.
 
“Bagi pecinta kuliner berkualitas, ini kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Mereka bisa menikmati bermacam makanan pilihan khas Prancis,” ujarnya.
 
Veronique mengatakan, Prancis memiliki warisan kekayaan kuliner dan anggur pilihan. Sejak 2010, sajian gastronomi Prancis masuk dalam Daftar Warisan Dunia Tak Benda UNESCO.
 
Selain di Surabaya, Gout de France diadakan serentak di 150 negara yang diikuti 1.500 restoran dan Kedutaan Besar Prancis di seluruh dunia. Event ini menyajikan makan malam bagi masyarakat setempat dalam rangka merayakan gastronomi Prancis. Di Indonesia, ada 10 restoran terpilih yang tersebar di Jakarta (5 restoran), Surabaya (3 restoran), serta Yogyakarta dan Bali masing-masing satu restoran.
 
Gout de France dipelopori oleh Chef Alain Ducasse dari Prancis yang terinspirasi oleh acara Diners d’Epicure yang diprakarsai Auguste Escoffier pada 1912, yaitu perhelatan makan bersama dalam satu hari dengan menu yang sama di sebanyak mungkin kota dan sebanyak mungkin jamuan.

Sebanyak 5% dari hasil penjualan set menu akan didonasikan kepada LSM lokal yang bergerak di bidang kesehatan. Sheraton mendonasikan kepada Eart Hour Surabaya, Marriot untuk Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, sedangkan Citrus Lee untuk Yayasan Hotline Surabaya.