Direktorat Pemasyarakatan Kemenkumham RI; Siap Gelar Festival Napi Berkebun

Direktorat Pemasyarakatan Kemenkumham RI; Siap Gelar Festival Napi Berkebun

Percetakan Negara, Jakarta, Kabarindo- Merubah pemikiran menjadi lebih baik, bukan perkara mudah, dan mengupayakan kembali pembentukan karakter bagi warga binaan adalah suatu hal yang sangat fundamental.

Melalui program dan visi "Pemasyarakatan Produktif", yang sebagai salah satu tolok ukur terselenggaranya program pembinaan yang baik dan profesional bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khususnya program pembinaan kemandirian.

Dalam hal ini Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia menggelar kegiatan Festival Napi Berkebun, yang dilaksanakan di Lapas Kelas II A Salemba, Jakarta.
Program ini, dimaksudkan agar nantinya bagi para napi dengan keterampilannya dapat menjadi bekal hidup setelah berkumpul kembali ketengah keluarga dan masyarakat.

Dengan suatu kegiatan yang bermanfaat ini, yakni Napi Berkebun, Pengelola Lapas diharapkan dapat mengubah mindset dan menekan tingkat residivis serta kegiatan mengembangkan bakat melalui keterampilan budidaya tanaman holtikultura, dan disamping itu suatu upaya Pengelola LP Kelas II A untuk memberdayakan lahan terbatas yang belum digarap secara optimal di area Lapas.

Dengan kerjasama dari salah satu yayasan di Jakarta, yang bernama Yayasan Inisatif Indonesia Biru Lestari (Waibi), para napi diedukasi untuk mengembangkan dan mewujudkan kemandirian serta menumbuhkan rasa percaya diri untuk menjadi modal hidup kelak, ujar Lusi Ismail, Trainer/Fasilisator dari Yayasan tersebut di sela-sela perbincangan dengan rekan media di area kegiatan Lapas Kelas IIA Salemba, 11/11/2015.

Kegiatan ini, diinisiasi oleh Kementerian Hukum dan HAM, yang dalam hal ini adalah Dirjen Pemasyarakatan, dan kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan daya kreativitas bagi para napi dan salah satu bentuk dukungan dalam program ketahanan pangan.

Dengan kegiatan Festival Napi Berkebun atau disebut Bunda Lasamba (Perkebunan Dalam Lapas Salemba), masyarakat juga mendapatkan edukasi serta mendorong munculnya kepedulian terhadap program pembinaan WBP di Lapas/Rutan.

"Kegiatan ini mewujudkan dua unggulan, yang pertama meningkatkan keterampilan dan kedua memberikan terapi kepada warga binaan, ujar Dusak, Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham R.I pada sambutannya siang ini.

Ada 7 icon Lapas/Rutan/Bapas yang sudah mendapatkan TOT dan pendampingan kegiatan Napi Berkebun dari Waibi, yaitu Lapas Klas I Cipinang, Lapas Klas II A Salemba, Lapas Klas II A Pemuda Tangerang, Lapas Klas II A Palangkaraya, Lapas Klas II A Pontianak, Rutan Klas I Tangerang, dan Bapas Klas Serang. 7 icon Lapas/Rutan dan Bapas ini semua akan mengikuti dan berlomba pada acara Festival Napi Berkebun yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 18-20 Desember 2015 mendatang, yang akan digelar di Area Parkir Gelanggang Olahraga Soemantri Brojonegoro Pasar Festival, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diharapkan ajang ini, sebagai ajang memamerkan dan memasarkan produk-produk pertanian holtikultura warga binaan pemasyarakatan, dan diharapkan masyarakat turut serta mendukung kegiatan ini dengan menjadi konsumen yang berkelanjutan, tutur lanjut Dirjen Pemasyarakatan.


Ayo Dukung dan Ciptakan Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai mitra masyarakat dan pemerintah.