DKI Jakarta 2015; Sambut 4.676 PNS Baru

DKI Jakarta 2015; Sambut 4.676 PNS Baru

Silang Monas, Jakarta, Kabarindo- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Pagi tadi dibawah payung awan hitam yang bergelayutan resmi melantik ribuan pejabat DKI.

Tidak diduga-duga, pria yang biasa disapa Ahok ini mengajak serta BNN Provinsi DKI untuk melakukan tes urine terhadap mereka agar tidak terjerumus narkotika.

"Kita akan lakukan tes narkoba, bapak ibu jangan ada yang pergi," tutur Ahok di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2015) seperti dikutip dari laman detik.

Suami Veronika Tan itu tidak mau ada anak buahnya yang terjerumus narkoba. Dia bisa langsung melihat dengan jeli orang-orang yang positif menggunakan narkoba dari tingkah lakunya.

"Saya mohon bapak ibu jangan ada yang kabur. Nanti ada orang BNN (Badan Narkotika Nasional) yang akan mendampingi bapak dan ibu. Mari bersihkan Pemprov DKI dari pemakai narkoba," lanjutnya.

"Kalau kepalanya lurus maka bawahannya juga lurus," tutur Ahok.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNN Provinsi DKI Ali Johardi yang juga hadir menyebut tes narkoba atas permintaan Gubernur DKI. Prosedurnya dilakukan melalui tes urine.

Para pejabat DKI yang terdiri dari lurah camat, walikota dan pegawai eselon II, III serta IV itu pun diminta mengisi formulir dan berbaris untuk melakukan tes urine di tempat yang telah disediakan. Beberapa pejabat pun langsung sigap berbaris saat mendapat instruksi tes urine dari Ahok.

"Bapak Ibu setelah itu akan menerima cup urine dan melaksanakan tes urine di toilet yang kami sediakan. Tim medis akan memeriksa dan kami prioritaskan kepada pejabat eselon yang laki-laki, karena hari Jumat, waktunya pendek untuk sholat Jumat," kata Ali.

"Karena alat urine sensitif jadi kalau ada yang habis minum obat atau minuman berstamina tadi malam tolong diberitahu ke petugas. Untuk eselon II langsung (diambil urine), untuk eselon III diutamakan bapak-bapaknya dulu karena ini hari pendek," tutupnya.