Crown Ashfield; Bidik Investor Indonesia

Crown Ashfield; Bidik Investor Indonesia

Surabaya, Kabarindo- Crown Group, pengembang properti Indonesia yang berbasis di Australia, sedang membangun apartemen terbaru Crown Ashfield senilai Rp. 800 miliar yang dijadwalkan selesai pada pertengahan 2016.
 
Apartemen tersebut memiliki 101 unit yang berlokasi di Liverpool Road dengan pemandangan langsung ke CBD Sydney dan Harbour Bridge, dekat dengan sekolah, perguruan tinggi, pusat kesehatan seperti rumah sakit, pertokoan, restoran, fasilitas rekreasi, taman, kolam renang, transportasi umum dan stasiun kereta api Ashfield.
 
Crown Ashfield dirancang oleh Turner and Associates yang terdiri dari 9 lantai dengan 4 ruang ritel butik di lantai dasar. Apartemen ini dilengkapi lobby lounge yang luas, ruangan teater dan ruang piano. Apartemen ini menawarkan fasilitas kelas satu, taman hijau dan atrium internal yang memungkinkan sinar matahari dan udara segar masuk ke area umum sehingga menciptakan keselarasan dengan lingkungan sekitar.
 
Menurut CEO Crown Group, Iwan Sunito, lokasi Liverpool Road di Ashfield dipilih karena merupakan kawasan yang tumbuh pesat dan banyak permintaan terhadap apartemen high-end di Ashfield.
 
"Kami melihat lokasi ini bagus untuk membangun menara hunian mewah yang modern dengan pemandangan luar biasa ke Sydney Harbour Bridge dan cakrawala kota di barat Sydney," ujarnya pada Senin (9/2/2015).
 
Iwan mengatakan, Crown Ashfield membidik investor Indonesia yang mencari properti berdesain menarik, kontruksi yang kokoh ditunjang dengan lokasi yang strategis. Apartemen ini akan menjadi penawaran investasi yang bagus bagi pasar Indonesia.
 
Crown Ashfield terletak 9 kilometer dari CBD Sydney, 6 kilometer dari University of Sydney, 10 kilometer dari Bandara Sydney, 300 meter dari Ashfield Mall dan 750 meter dari stasiun kereta api Ashfield.
 
"Ashfield semakin populer di kalangan pembeli properti karena lokasinya strategis, dekat CBD, sekolah dan universitas yang bagus, restoran dan fasilitas gaya hidup lainnya," ujar Sunito, pengusaha asal Surabaya.
 
Project Sales Manager Crown Group, Anthony Falas, menambahkan kawasan barat Sydney berkembang pesat dan makin populer. Saat ini masih sedikit pembangunan hunian di sini yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk warga asing yang melanjutkan pendidikan dan bekerja di Sydney.