Cinta Laki-Laki Biasa; Karya Guntur Soeharjanto Terbaru

Cinta Laki-Laki Biasa; Karya Guntur Soeharjanto Terbaru

Jakarta, Kabarindo- Kali ini Anda pasti dibuat terperangah oleh akting dari aktor muda berbakat Velove V yang kali ini berjibaku dengan perannya sebagai Nania arsitek muda berhijab.

Kali ini Velove berakting sangat indah dan menyenangkan dari skenario cerdas Alim atas karya sastra Asma Nadia melejit 8 tingkat dan sudah pantas raih piala Citra 2017 sebagai aktor perempuan terbaik. Ia berpapasan dengan Deva Mahendra sebagai Rafly sang Laki-Laki Biasa yang berhasil keluar dari zona nyamannya dan lulus lepas ego menjiwai perannya.

"Nania adalah sosok gadis yang down to earth, dia tergolong orang yang mampu dalam segi financial. Tp dia tidak memanfaatkan hartanya untuk memudahkan segala urusannya, dia memiliki jiwa sosial tinggi yang memikirkan kondisi orang yg kurang mampu. Mempunyai kasih sayang tulus, tanpa memikirkan latar belakangnya. Sampai suatu saat dia mengalami cobaan yg begitu berat, yaitu mengidap Amnesia (lupa ingatan) Amnesia adalah suatu penyakit kehilangan informasi, pengalaman, dan kenyataan. Penyebab Amnesia ada dua yaitu organik dan fungsional.  Penyebab fungsional adalah faktor psikologis, seperti halnya mekanisme pertahanan ego. Dampak lain dari Amnesia adalah ketidakmampuan membayangkan masa depan dan akan menyebabkan penderita akan selalu terbayang peristiwa yang telah terjadi dan terlupakan jika bertemu kembali dengan sesuatu yang terlupakan tersebut. Tapi Nania memiliki niat yg kepercayaan yg besar terhadap suaminya, dia mempunyai kemampuan yg kuat untuk berusaha mengingat mengembalikan lagi ingatan dulu, sehingga dia bisa menjalankam kehidupannya seperti dia belum mengalami amnesia," papar Psikolog Yuni.

Sementara itu dari rekan psikolog lainnya dari kampus UPI Yai menili sosok Rafli mempunyai sifat yang rendah hati, dermawan, kerja keras dan mempunyai pendirian teguh dengan apa yang ia pegang. Rafli sosok ayah yang sangat menyayangi keluarganya, dan sangat melindungi keluarga.. Dengan kehidupan yg sederhana ia mencoba untuk membahagia kan istri dan kedua anaknya, meskipun rafli memiliki mertua yang serba lebih dibanding kan dirinya tapi ia tidak mencoba untuk meminta atau menerima bantuan dari mertuanya, Rafly melakukan semuanya sendiri dengan kerja keras dan meskipun dengan hasil yang pas-pasnya ia ttp melakukannya sendiri untuk keluarganya. Di saat istrinya mengalami amnesia, Rafly tetap mendampingi istrinya dengan penuh kasih sayang dan bersabar sampai ingatan sang istri kembali pulih dan dapat mengingat kembali dirinya dan kedua anaknya.

Lain lagi Psikolog Nanda yang punya catatan terhadap peran lainnya yakni
 Tyo (Nino Fernandes), ia adalah laki-laki yang awalnya akan dijodohkan pada Nania oleh orangtua Nania karena sederajat dengan keluarganya itu. Tyo seorang dokter muda. Tio dan Nania dekat untuk beberapa waktu namun pada akhirnya Tyo tidak dipilih oleh Nania. Tyo dengan lapang dada hadir di pernikahan Nania dan memberikan selamat. Setelah Nania memilih jalan hidupnya dan setelah lama itu pula Tyo tidak bertemu Nania tapi ia dipertemukan lagi dengan Nania dalam keadaan Tyo sebagai dokter untuk Nania yang mengalami kecelakaan mobil, yang mengakibatkan Nania lumpuh dan amnesia. Walaupun kondisi Nania amnesia, Tyo tidak mengambil kesempatan itu untuk mendekati Nania. Tyo sepenuhnya profesional sebagai dokter Nania dan Tyopun memberikan support untuk Rafli, suami Nania agar membantu Nania memulihkan ingatannya kembali. Selama menangani penyembuhan Nania, Tyo kenal dengan sahabat Nania yang bernama Lulu. Dari situ Tyo melakukan taaruf kepada Lulu dan memutuskan untuk menikahinya.

Menarik, bukan ? Ketiga peran di atas berhasil di direct oleh Guntur Soeharjanto yang masih berada di zona nyamannya drama. Berjodoh dengan karya sastra Asma Nadia berjudul sama menjadikan film ini sangat direkomendasikan untuk Anda penyuka tontonan sebagai tuntunan.


Dont miss it, 01 Desember tayang serentak.............!