Campina Ice Cream; Berikan Lebih Banyak Pilihan Produk Kepada Konsumen

Campina Ice Cream; Berikan Lebih Banyak Pilihan Produk Kepada Konsumen

Surabaya, Kabarindo- PT Campina Ice Cream Industry (Campina) yang memiliki pabrik di Rungkut Industri II, Surabaya, terus memperbanyak varian produknya untuk memberikan lebih banyak pilihan bentuk dan rasa es krim kepada konsumen.
 
“Kami memiliki prinsip untuk selalu mengikuti perkembangan zaman dan selera masyarakat. Karena itu kami selalu melakukan inovasi untuk menghadirkan produk-produk baru agar bisa dinikmati konsumen dari segala usia,” ujar Direktur Campina, Samudera Prawirawidjaja, pada Jumat (9/1/2015).
 
Ia menyebutkan, saat ini Campina memiliki 80 varian produk dari sisi bentuk dan rasa. Dalam setahun, Campina meluncurkan 5-6 produk baru. Tujuannya untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen.
 
Selain banyaknya varian produk, Samudera menegaskan, Campina menggunakan bahan baku terbaik untuk menghasilkan es krim berkualitas dengan cita rasa yang lezat. Komitmen ini diyakininya dapat meningkatkan pertumbuhan Campina yang ditargetkan naik 20% pada 2015 dibandingkan pada tahun lalu.
 
Samudera mengatakan, potensi pertumbuhan konsumsi es krim di Indonesia masih besar. Saat ini konsumsi es krim di Indonesia hanya 0,6 liter per kapita per tahun. Angka ini masih jauh lebih rendah dibandingkan di negara-negara tetangga seperti Malaysia sebesar 2,1 liter per kapita per tahun, Singapura sebesar 5,5 liter per kapita per tahun dan Australia sebesar 17,6 liter per kapita per tahun.
 
“Kami siap menyusul ketinggalan pertumbuhan es krim di Indonesia, bahkan optimistis dapat melebihi pertumbuhan bisnis es krim negara tetangga,” ujarnya.
 
Untuk itu, Campina siap meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pemasaran ke luar Jawa yang selama ini didominasi konsumen di Jawa. Campina mulai membangun kantor cabang di kota-kota besar di Indonesia.
 
Campina didirikan pada  1972 oleh Darmo Hadipranoto dan istrinya yang mulai membuat es krim di garasi rumahnya di Jl. Gembong Sawah, Surabaya. Awalnya Campina dipasarkan dengan sepeda keliling. Kini sudah memiliki armada modern. Konsumen juga bisa memesan produk untuk diantar melalui website.
 
Seiring dengan perkembangan zaman dan tantangan yang dihadapi, Campina kemudian berinvestasi dalam pengembangan teknologi. Pada 1985, pabrik Campina direlokasi ke Rungkut, Surabaya. Dengan mesin-mesinmodern untuk mengimbangi permintaan yang semakin meningkat serta didukung sumber daya manusia yang ahli dalam pengembangan es krim dan sudah teruji secara internasional, Campina berkembang pesat sehingga menjadi salah satu pemain besar di industri es krim di Indonesia.
 
Menurut Samudera, keberhasilan tersebut dicapai berkat komitmen Campina untuk menghadirkan produk yang berkualitas melalui bahan baku terbaik dan pemantauan ketat proses produksi yang berstandar ISO serta terus meluncurkan varian baru.
 
“Selama 42 tahun perjalanan, kami berusaha selalu melayani masyarakat Indonesia dengan penuh semangat. Campina ingin tetap ada di hati masyarakat sebagai es krim yang istimewa disajikan dalam setiap suasana dengan mutu dan kenikmatan cita rasa khas yang terjaga dari generasi ke generasi,” ujarnya lugas.