Bintang Pantura; Kembali Menjaring Penyanyi Dangdut Lokal

Bintang Pantura; Kembali Menjaring Penyanyi Dangdut Lokal

Surabaya, Kabarindo- Indosiar kembali menggelar program Bintang Pantura untuk keempat kalinya dengan mengadakan audisi terbuka maupun terbatas.

Audisi terbuka digelar di Surabaya sebagai kota pertama yang berlangsung di Hotel Singgasana pada Senin (10/4/2017). Audisi selanjutnya akan berlangsung di Jakarta pada Minggu (21/4/2017). Sedangkan audisi terbatas digelar di Bandung, Serang, Semarang, Karawang, Cirebon, Tegal dan Banyuwangi.

Ekin Gabriel, PSRD Division Head Indosiar, mengatakan audisi Bintang Pantura 4 merupakan ajang pencarian bakat yang diperuntukkan bagi penyanyi-penyanyi dangdut amatir agar dapat menyalurkan bakat secara lebih luas. Berbeda dengan ajang pencarian penyanyi dangdut lainnya, Bintang Pantura 4 hadir untuk menjaring penyanyi dangdut lokal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.

“Bintang Pantura 4 bertujuan menjaring penyanyi-penyanyi dangdut lokal di kota-kota tempat audisi digelar. Peserta bisa mendaftar tanpa dipungut biaya dengan membawa fotocopy KTP dan foto berwarna,” ujar Ekin.

Kriteria umum untuk mengikuti audisi adalah penyanyi dangdut amatir laki-laki atau perempuan berusia minimal 17 tahun, memiliki kemampuan vokal dangdut yang baik serta memiliki latar belakang pengalaman sebagai penyanyi dangdut yang sudah banyak tampil di panggung-panggung lokal di kotanya.

“Diharapkan Bintang Pantura 4 dapat menjadi jembatan bagi para penyanyi dangdut amatir untuk lebih eksis di kancah nasional. Mereka nanti  bisa berkontribusi di industri dangdut tanah air,” ujar Ekin.

Ia menambahkan, musik dangdut begitu digemari oleh masyarakat hingga di pelosok negeri. Bahkan di beberapa daerah memiliki penyanyi-penyanyi dangdut lokal yang sudah dikenal berkat aksinya dari panggung ke panggung.

“Audisi Bintang Pantura 4 digagas untuk menemukan bakat-bakat dangdut terbaik tanah air dengan segudang kisah di balik pengalaman mereka di panggung-panggung off air,” ujar Ekin.

Menurut ia, kehadiran pogram Bintang Pantura dari tahun ketahun selalu mendapatkan sambutan yang bagus dari masyarakat pada umumnya dan pecinta musik dangdut pada khususnya. Begitu juga dengan audisi yang diselenggarakan oleh Indosiar di beberapa kota.

Animo para penyanyi dangdut lokal dari berbagai daerah untuk mengikuti audisi luar biasa. Di Surabaya, audisi diikuti penyanyi selain dari Surabaya, juga kota-kota lain di Jatim. Mereka mendaftarkan diri sejak pagi. Audisi berlangsung hingga malam.

Salah seorang peserta audisi adalah Fira Azahra, 17 tahun, dari Jombang. Gadis ini mengaku jauh-jauh datang dari Jombang untuk unjuk kebolehan dalam audisi. Ia merasa punya bekal kemampuan untuk memikat juri yang berasal dari Indosiar.

Karena tidak ditetapkan batasan usia tertua, peserta boleh berusia berapapun. Tampak beberapa peserta berusia di atas 30 tahun dan mereka tampak percaya diri untuk menjajal kemampuan.

Ekin mengatakan, tak ada kuota jumlah yang lolos dari tiap kota audisi. Data mereka yang lolos audisi akan dibawa ke Jakarta untuk diseleksi. Mereka yang lolos seleksi akan dipanggil untuk mengikuti karantina di Jakarta dan mendapat pembekalan.