Baidu Indonesia; Rilis Grow Local, Go Global!

Baidu Indonesia; Rilis Grow Local, Go Global!

Surabaya, Kabarindo- Baidu meluncurkan program pengembangan ekonomi dan ekosistem berbasis internet untuk mengembangkan industri kreatif digital di Indonesia.
 
Bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Baidu mencanangkan dua agenda kerja dalam program tersebut yaitu program “Grow Local” untuk mengembangkan industri digital tanah air, mendukung startup dan pengembang aplikasi lokal, serta program “Go Global” untuk membuka akses bagi produk digital Indonesia memasuki pasar global, khususnya Tiongkok, melalui platform Baidu. Kedua agenda kerja ini merupakan program kerja jangka panjang yang prosesnya akan dimulai pada kuartal keempat 2015.
 
Baidu membuka kesempatan bagi para pemain lokal untuk menembus pasar Tiongkok dengan mempromosikan sektor pariwisata Indonesia untuk menarik minat wisatawan Tiongkok datang ke Indonesia. Upaya ini sekaligus untuk mendukung target pemerintah Indonesia mendatangkan 10 juta wisatawan Tiongkok pada 2019.
 
Bao Jianlei, Direktur Baidu Indonesia, mengatakan dalam mengembangkan industri digital, pihaknya memahami ada beberapa kendala dasar yang dihadapi oleh startup dan para pengembang aplikasi di banyak negara, termasuk Indonesia. Beberapa kendala itu seperti akses pendanaan, pengadaan infrastruktur, keterbatasan teknologi dan ketiadaan riset pasar.
 
“Melalui sumber daya yang dimiliki oleh Baidu, kami ingin mengurangi hambatan-hambatan tersebut. Akses menuju pasar di luar Indonesia menjadi salah satu yang menarik perhatian kami, terutama karena kami melihat betapa sedikitnya aplikasi asal Indonesia yang mampu menembus pasar global,” ujarnya pada Sabtu (26/9/2015).
 
Pada tahap awal pengembangan industri digital di Indonesia, Baidu akan merilis hasil riset pasar bertajuk “Understanding Mobile Apps Market in Indonesia” yang dilakukan oleh lembaga riset GfK (Growth from Knowledge) di beberapa kota besar di Indonesia. Baidu Indonesia juga menyediakan 1 juta dollar AS dalam bentuk investasi marketing dan teknologi yang disediakan melalui berbagai platform milik Baidu serta akan membangun infrastruktur kerja bagi startups di tiga kota Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.
 
Di Tiongkok, Baidu memiliki beberapa platform yang akan digunakan secara maksimal untuk mendukung program Go Global, yaitu Search Engine yang menguasai pangsa pasar web sebanyak 80%, Appstore toko aplikasi nomor satu di Tiongkok dengan penguasaan pasar sebesar 42% dan Travel yang digunakan oleh lebih dari 43% wisatawan Tiongkok yang bertujuan ke luar negeri dalam merancang perjalanan mereka.
 
Pada tahun pertama pelaksanaan program ini, Baidu berharap dapat menyaring sedikitnya 15 startup lokal untuk mendapatkan dukungan penuh dari Baidu Indonesia dan membuka akses bagi 75 aplikasi lokal menuju pasar Tiongkok. Sementara di sektor pariwisata, Baidu menargetkan dapat memberikan kontribusi sebesar 18% atau sebanyak 600.000 dari total wisatawan Tiongkok yang ditargetkan oleh pemerintah Indonesia pada 2016 dan sebanyak 50% atau 5,3 juta wisatawan Tiongkok pada 2019.