Baidu Berinvestasi Di Uber; Untuk Aplikasi Pemesanan Taksi Premium

Baidu Berinvestasi Di Uber; Untuk Aplikasi Pemesanan Taksi Premium

Surabaya, Kabarindo- Baidu, perusahaan pengembang mesin pencari terkemuka asal Tiongkok, menjalin kerja sama dan investasi strategis dengan Uber yang bergerak di bidang aplikasi penghubung antara penumpang dengan pengemudi taksi premium.
 
CEO Uber, Travis Kalanick, dan CEO sekaligus pendiri Baidu, Robin Li, mengumumkan kesepakatan tersebut di acara penandatanganan perjanjian di kantor pusat Baidu di Beijing baru-baru ini.
 
Dalam perjanjian tersebut, Baidu sepakat untuk berinvestasi di Uber, di mana para pengguna Baidu Map dan Mobile Baidu (mesin pencari mobile andalan Baidu) dapat mudah terhubung dengan para pengemudi yang menjadi mitra Uber. Sebaliknya, Uber akan memanfaatkan keunggulan teknologi Baidu dalam pencarian dan pemetaan mobile serta distribusi aplikasi.
 
“Kami senang dapat bekerja sama untuk membantu memenuhi permintaan tersebut dan sangat bersemangat dengan kemitraan strategis pertama antara perusahaan internet Tiongkok dengan Amerika ini," ujar Robin Li dalam rilis yang diterima pada Sabtu (20/12/2014).
 
Ia mengatakan, misi Baidu adalah selalu memberikan pengalaman terbaik dan paling efektif bagi para pengguna untuk menemukan apa yang mereka cari. Di era smartphone saat ini, akan semakin banyak layanan yang terhubung dengan pengguna. Orang-orang mencari layanan yang paling nyaman dan mudah untuk bepergian ke tempat yang ingin mereka tuju,"
 
Li menambahkan, pertumbuhan Uber yang pesat dalam empat tahun terakhir adalah bukti dari permintaan pasar terhadap transportasi yang mudah dipesan, dapat diandalkan serta terjangkau.
 
Travis Kalanick mengatakan, kerja sama tersebut mencerminkan komitmen pihaknya kepada masyarakat, komunitas penumpang dan mitra sopir Uber yang terus berkembang.
 
Ia menyebutkan, Uber beroperasi di 250 kota di seluruh dunia. Saat ini Uber telah beroperasi di 9 kota di Tiongkok, yaitu Beijing, Shanghai, Tianjin, Chongqing, Shenzhen, Guangzhou, Wuhan, Chengdu dan Hangzhou. Asia-Pasifik menjadi wilayah pertumbuhan utama.
 
Baidu merupakan pemimpin dalam pencarian mobile, pemetaan mobile dan distribusi aplikasi di Tiongkok. Mesin pencari mobile Baidu memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif setiap bulan dan Baidu Map memiliki lebih dari 240 juta pengguna aktif bulanan. Baidu merupakan platform distribusi aplikasi mobile terbesar di Tiongkok yang mendistribusikan rata-rata 160 juta aplikasi setiap hari.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Baidu telah memperluas pasar di luar Tiongkok serta fokus pada negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika Utara dan Amerika Latin. Pada Juli lalu, Baidu meluncurkan mesin pencari berbahasa Portugis dan Brazil.