AdiSurya Abdi Is Back; 'Bangun' Lagi Balai Kota

AdiSurya Abdi Is Back; 'Bangun' Lagi Balai Kota

Sahid Sudirman Centre, Jakarta, Kabarindo- Anda pasti mengenal baik era Jan Pieterszoon Coen di Batavia 1618-1623 ?

Yah, AdiSurya Abdi yang selanjutnya disebut ASA adalah sineas senior yang raih dukungan dari John De Rantau dan sepakat mengusung genre Noir, artinya, tidak ada sosok protagonis dan pentagonis dalam film yang berjudul Stadhuis Schandaal.

"Artinya Balai Kota, yah saya dan tim di luas lahan 1.500 m2 milik inter studio Pejaten Pasar Minggu akan membangun set berupa tangsi dan benteng Belanda daripada mencari bangunan peninggalan Belanda di Indonesia tapi tak sesuai dan kriteria supaya bisa kerja lebih bebas," papar ASA sumringah disamping JDR alias John De Rantau yang memuji konsep Noir difilm tersebut.

ASA 'turun gunung' setelah hampir 14 tahun yang menggandeng arangger kondang dua generasi yakni Areng Widodo dan Tya Subijakto untuk music scoring film yang akan menggunakan konsep kekinian dan jaman dahulu seperti lorong waktu.

Tampak hadir dan diperkenalkan saat syukuran akhir pekan kemarin para pemain seperti bintang baru alumnus IKJ yang jago nyanyi dan menggesek biola, Tara Adia sebagai Saartje Spech), Michale Lee (Peter Corenhoff), Amanda Rigbi (Fei), Rensi Milano (Samina), Volland Humonggo (Danny Wong), George M Taka (Jan Pieterszoon Coen), Roweina Umboh (Eva Mert) dan Iwan Bumani (Jaques Spech).

"Saya menggunakan orang Indonesia karena pertimbangan nasionalisme yang saya tahu akan ada plus minusnya tapi tetap saja ini film Indonesia dari para aktor Indonesia asli yang rencana tayang pertengahan 2018 dan mulai pekan depan mulai syuting perdana," papar pria humble yang masih menjabat sebegai Kepala Sinematek Indonesia.

Selain itu ia sebut, filmnya ini akan diperkuat oleh Septian Dwicahyo, Lady Salsabila, Stephanie Adi, Ati Cancer, Bangkit Sanjaya, Kiki Amalia, Anwar Fuadi, Yanto Tampa, Cindy, Andika Ariesta, Iqbal dan Ricky Wala.

Redaksi mencoba cari tahu sedikit tentang sinopsis film yang memang dari pemilihan judul sangat beresiko tidak populis untuk Kid Jaman Now.

Stadhuis Schandaal adalah romansa berlatar jadul berkisah tentang Fei, mahasiswi ilmu Budaya Universitas Indonesia yang sedang mengerjakan tugas kampus mengenai The Old Batavia bersama teman kuliah, dia diperhatikan seorang gadis cantik keturunan Belanda-Jepang, Saartje Spech atau Sarah. Fei diajak Sarah menembus lorong waktu menuju Batavia era 1628.

Kali ini ASA diusung oleh PT. Xela Films dengan produser Omar Jusma.


Makin penasaran, bukan ?