95 PElari Mandiri Jakarta Marathon 2015; Targetkan Total Donasi 150 Juta Rupiah

95 PElari Mandiri Jakarta Marathon 2015; Targetkan Total Donasi 150 Juta Rupiah

Jakarta, Kabarindo- Setelah sukses mengumpulkan Rp. 42.346.315,- pada acara lomba lari Mandiri Jakarta Marathon tahun 2014 lalu.

Layanan inovatif berbasis jaringan IndoKasih.com kembali membantu para pelari Mandiri Jakarta Marathon 2015 untuk berkampanye menggalang donasi.

Menjelang hari perlombaan yang jatuh di hari Minggu tanggal 25 Oktober 2015 mendatang, sebanyak 95 pelari telah mendaftarkan akun mereka di www.indokasih.com. Melalui halaman kampanye di IndoKasih.com yang terhubung dengan media sosial, para pelari meningkatkan kesadaran sosial dengan menyebarluaskan misi berlari untuk menggalang donasi melalui melalui jaringan pertemanan. Sampai detik ini para pelari telah berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp. 128.000.000,- bagi sembilan yayasan non-profit pilihan mereka yaitu Habitat for Humanity, House of Reading and Education, Indonesia Mengajar, Indorelawan.org, Sahabat Anak, Yayasan Best Buddies Indonesia, YCAB, YPAB, Yayasan Ronald McDonald House of Charity, World Vision Indonesia.

Pencapaian donasi sementara yang telah melampaui tiga kali hasil donasi tahun lalu ini ternyata masih belum mencapai target donasi sebesar 150 juta Rupiah. “Tahun lalu merupakan tahun pertama layanan Indokasih.com diluncurkan sehingga banyak yang belum mengenal layanan ini. Namun fakta tersebut tidak menghentikan rasa kepedulian pelari dan jaringannya untuk membantu sesama melalui program berlari untuk mengumpulkan donasi. Berbekal pengalaman kampanye di Mandiri Jakarta Marathon tahun lalu, banyak pihak yang merasa terbantu dengan layanan ini. Maka dengan bantuan para pelari serta jaringan sosialnya, kami optimis bahwa tahun ini kami dapat mencapai target yang direncanakan. Pengumpulan donasi pun masih akan berjalan sampai 30 hari setelah acara Mandiri Jakarta Marathon 2015 dilangsungkan,” jelas Dora Sunarli selaku Chief Operating Officer IndoKasih.com.

Di antara para pelari yang berkampanye di Mandiri Jakarta Marathon 2015 ini terdapat Falentina Cotton, peraih gelar Miss Water Indonesia dari ajang kontes kecantikan Miss Earth Indonesia 2014. “Sebagai Miss Earth Indonesia Water 2014, saya mempunyai kewajiban untuk turut mengedukasi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Selain menyalurkan ketertarikan saya pada bidang edukasi anak melalui program kerja Miss Earth Indonesia Water Goes to School, saya pun dengan bangga menjadi Duta yayasan House of Reading and Education (HORE) Indonesia di perlombaan Mandiri Jakarta Marathon 2015. HORE Indonesia mempunyai visi untuk membantu anak-anak kurang mampu dalam mencapai pendidikan dengan fokus pada pembinaan karakter serta keahlian berkarya. Visi ini diterapkan ke dalam gagasan peduli lingkungan hidup seperti Tongsis, Tong Sampah Eksis bagi Kampung Guji, yang mengkampanyekan buang sampah pada tempatnya. Kegiatan ini mengajak anak-anak di daerah Kampung Guji, Jakarta Barat untuk menciptakan tong sampah dari barang bekas.

Misi membantu yayasan ACT untuk memperbaiki pendidikan di berbagai pelosok Tanah Air diemban oleh Abdurrahim Arsyad, runner up ajang Stand Up Comedy Kompas TV musim keempat di tahun 2014. “Sebagai anak yang tumbuh besar di Kupang, saya harus merantau lintas pulau demi dapat mengenyam tingkat pendidikan yang lebih baik. Kondisi saya terbilang beruntung jika dibandingkan dengan anak-anak di belahan lain Indonesia yang untuk belajar pun tidak memiliki tempat yang layak. Bersama-sama kita bisa bantu wujudkan mimpi mereka untuk mengenyam pendidikan yang layak di tanah mereka, di tepian negeri Indonesia,” ajak pria yang akrab disapa Abdur ini. Dengan berkampanye melalui IndoKasih.com, para pelari dapat mengumpulkan dan menyalurkan donasinya kepada yayasan yang sesuai sehingga dana yang terkumpul tidak hanya menjadi barang konsumsi bersifat sementara melainkan menjadi program jangka panjang berkelangsungan yang berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Semua ini dapat terwujud hanya dari langkah kecil untuk mendukung para pelari mengumpulkan donasi.