Mentan RI Bersama Gubernur Sulsel; Saksikan Pengiriman Produksi Beras Sul-Sel Antar Provinsi

 Mentan RI Bersama Gubernur Sulsel; Saksikan Pengiriman Produksi Beras Sul-Sel Antar Provinsi

Terminal Petikemas Makassar,  Nusantara, Kabarindo- Siang tadi, sukses dilakukan pengiriman produksi beras untuk 11 provinsi.

Terdiri dari 44 kontainer dengan jenis beras R.46 (setara dengan pandanwangi) yang dihasilkan dari Maros, Sidrap, Pinrang, dan.Bulukumba.

Disebutkan oleh pihak Pelitagro bahwa 1 kontainer itu dengan berat 24 ton. Dikapalkan hari ini untuk 11 Provinsi yaitu NAD, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Maluku.dan Papua.

Dijelaskan oleh Mustafa Dadi sebagai Direktur Utama Pelitagro. "Jadi Bulog memesan dengan Pelitagro sebagai pemasok sementara TPID- Tim Pemantau Inflasi Daerah SulSel mengawasi distribusi yang.dikirim olehPelindo IV Makassar ke 11 provinsi dengan fasilitasi Kementerian Pertanian dan Perdagangan.

Acara yang bertajuk "Pengiriman Produksi Beras Untuk 11 Provinsi", ini menjadi momentum dan sejarah bagi Sulawesi Selatan sebagai percontohan atau pilot project dimana Menteri Pertaniannya, Amran Sulaiman adalah putera daerah bumi Hasanuddin dan Gubernurnya Syahrul Yasin Limpo semenjak beberapa tahun yang lalu sudah digadang-gadang oleh kala itu Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk bisa membeli produksi beras dari Sulawesi Selatan.
 
Selain dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran juga hadir Dirut Perum Bulog, Djarot bersama Irjen Kemendag RI, Karyanto Suprih mewakili Mendag Rachmat Gobel yang berhalangan hadir memastikan maksimalisasi produk petani tanah air dan minimalisasi impor.

Kabar menggembirakan dari sambutan Perum Bulog yang menjamin stok berasi sampai 1,5 Juta Ton untuk 5-6 bulan ke depan sementara Bulog sudah punya lebih dari 2 juta Ton.

Sementara itu dari sambutan Irjen Kemendag Hariyanto Sufri menyampaikan apresiasi dari Menteri Perdagangan yang.berhalangan hadir bahwa pengiriman produksi beras atas kerjasama G to G antara Pemprov Sulsel dengan Provinsi lainnya adalah momentum perdagangan antar pulau, untuk itu Kementerian Perdagangan siap menfasilitasi dengan stabilitas harga untuk itu mendukung integrasi dalam negeri untuk mengurangi disparitas harga dan apresiasi untuk pemprov Sulsel agar bisa diikuti oleh pemprov lainnya.

Sementara dalam sambutannya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo memastikan pengiriman produksi beras siang tadi adalah bukti kerjasama atau sinergitas semua.pihak dan apresiasi perum Bulog dan semua pihak dan ini adalah momentum Joko.Widodo, saat itu masih Gubernur DKI dan beliau kini adalah presiden KITA agar Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik.

Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian yang sesekali mencampur sambutannya dalam bahasa Bugis Bone sangat bangga dan senang sekali hadir kembali di kampung halaman Sulawesi Selatan dan bisa mewujudkan pengiriman produksi beras ke 11 provinsi.

"Ini upaya untuk meminimalkan importasi dan tidak hanya SulSel tapi bisa diikuti oleh pemprov lainnya. Impor itu melemahkan petani kita dan Indonesia harus berhenti dengan status negara pengimpor beras. Siang ini menjadi momentum yang luar biasa untuk Pemprov SulSel dapat mengirim produksi beras ke 11 provinsi lainnya," papar pria yang terbukti kinerja 6 bulan terakhir sangat excellent dan memuaskan menjadi leader di Kementerian Pertanian RI ini.