Zenius Buka Akses 80.000 Video Pembelajaran; untuk Pelajar & Pembelajar Indonesia

Zenius Buka Akses 80.000 Video Pembelajaran; untuk Pelajar & Pembelajar Indonesia

Zenius Buka Akses 80.000 Video Pembelajaran; untuk Pelajar & Pembelajar Indonesia

Dukung kemerdekaan belajar

Surabaya, Kabarindo- Zenius Education, platform pendidikan berbasis teknologi (edtech) di Indonesia, membuka akses ke lebih dari 80.000 video pembelajaran di platform Zenius, baik di website maupun aplikasi lewat program #SemuaBisaZenius.

Program tersebut mengusung tema Bebas Akses bagi Seluruh Pelajar, Pembelajar, Pengajar dan Semua Pelaku Pendidikan di Indonesia.

Sabda PS, Co-Founder Zenius Education, mengatakan setelah lebih dari 15 tahun berdiri, video pembelajaran Zenius telah diakses oleh jutaan anak bangsa, untuk mengembangkan kemampuan akademik pelajar maupun pembelajar.

“Pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi sebanyak-banyaknya anak Indonesia di seluruh pelosok negeri,” ujarnya.

Sabda menambahkan, pada program #SemuaBisaZenius, video pembelajaran Zenius dapat diakses bebas biaya. Harapannya, dapat memberikan manfaat lebih besar dan lebih mendalam yang bisa menjangkau lebih luas para pelajar, pembelajar, guru, maupun pelaku dunia pendidikan di seluruh Indonesia.

Sejak 2004, Zenius telah menjalani proses selama 15 tahun dalam merumuskan pendekatan belajar dengan teknologi yang mengutamakan pemahaman konseptual dan pembentukan daya nalar, sehingga kompetensi dasar yang ingin dibentuk adalah pemahaman mendalam mengenai konsep keilmuan, bukan hanya soal mengingat dan menghapal. Dengan demikian, pelajar dan pembelajar diproyeksikan untuk memiliki pola pikir yang baik dan mampu beradaptasi serta mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Kemampuan berpikir ini juga dibutuhkan oleh generasi masa depan untuk beradaptasi, berkolaborasi dan bersaing. Pendekatan pembelajaran Zenius ini diharapkan bisa turut membantu misi pemerintah untuk meningkatkan kualitas SMD yang unggul.

Amanda Witdarmono, Chief of Education Initiatives Zenius Education yang telah berpengalaman 5 tahun terjun ke lapangan, mendengarkan suara para guru di berbagai pelosok Indonesia. Ia melihat tantangan besar di berbagai daerah bersama program pemberdayaan guru.

“Distribusi persebaran tenaga pendidik dan sumber materi belajar di Indonesia merupakan tantangan tersendiri yang perlu disambut dengan solusi yang efektif dan efisien,” ujarnya.

Data dari Kemendikbud pada 2018 menyebutkan rasio guru dan siswa di Indonesia masih jauh dari proporsi ideal. Rasio ini pada tingkat SD menyentuh angka 1:38, pada tingkat SMP 1:35 dan pada tingkat SMA 1:34.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, distribusi tenaga pendidik dan materi belajar akan sulit dan memakan waktu yang lama untuk menjangkau seluruh pelosok Indonesia, jika hanya didistribusikan melalui jalan darat dan laut. Karena itu, perlu solusi yang efektif dan efisien dengan bantuan teknologi internet untuk mempercepat jangkauan materi belajar dan tenaga pendidik ke seluruh pelosok negeri,” ujar Amanda.


Merumuskan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan adalah sebuah pekerjaan besar bersama. Dengan pengalaman 15 tahun yang dimiliki Zenius serta dengan penetrasi teknologi dan internet yang telah melebihi kecepatan distribusi materi pembelajaran konvensional, program #SemuaBisaZenius dapat turut membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Melalui program ini, Zenius berinisiatif untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran yang merata bagi semua khalayak tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Dengan (Zenius) membuka akses video pembelajaran seluas-luasnya bagi anak bangsa, semoga semua pelajar dan pembelajar di Indonesia bisa belajar sesuai dengan minat dan bakat serta memperoleh kesempatan untuk merdeka belajar melalui program #SemuaBisaZenius,” ujar Amanda.

Penulis: Natalia Trijaji