Zangrandi Ice Cream; Perkenalkan Soda Merah Putih & Inde-pie-dence Day

Zangrandi Ice Cream; Perkenalkan Soda Merah Putih & Inde-pie-dence Day

Zangrandi Ice Cream; Perkenalkan Soda Merah Putih & Inde-pie-dence Day

Sambut Hari Kemerdekaan, padukan rasa stroberi dan kopyor

Surabaya, Kabarindo- Siapa sih yang tak suka es krim? Apalagi jika dinikmati saat hawa panas siang hari pada musim kemarau ini. Hmm..rasanya nyes meleleh di lidah dan menyegarkan tenggorokan.

Nah, tempat nongkrong terkenal yang merupakan salah satu jujugan wisatawan dan masyarakat di Surabaya, Zangrandi Ice Cream, memperkenalkan dua menu spesial yang baru, Soda Merah Putih dan Inde-pie-dence Day.

Menurut President Director Zangrandi Ice Cream, Felix Tanumulia, kedua menu tersebut diluncurkan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-73. Kebetulan saat Soda Merah Putih dan Inde-pie-dence Day diperkenalkan, Gubernur Jawa Timur terpilih dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, sedang singgah di Zangrandi untuk menikmati es krim.

“Kami selalu berkreasi mengeluarkan variasi baru pada setiap event besar di Indonesia. Jika kedua menu ini disukai, tidak menutup kemungkinan akan terus ada,” ujar Felix.

Dinamai Soda Merah Putih dan Inde-pie-dence Day, karena terdiri dari warna merah dan putih. Keduanya memiliki rasa es krim yang sama, stroberi dan kopyor. Soda Merah Putih dipadukan dengan soda water plain, bisa pula dicampur dengan rhum. Sedangkan Inde-pie-dence Day dipadu dengan pie, fla, selai stroberi dan icing sugar powder.

Felix menjelaskan, Soda Merah Putih diluncurkan kembali, karena merupakan drink speciality yang sudah ada pada 1980-an. “Ini merupakan minuman nostalgia yang dulu menjadi menu reguler kami,” ujarnya.

Jika Soda Merah Putih merupakan minuman nostalgia, Inde-pie-dence Day mewakili generasi kekinian. Selain rasanya enak, anak muda sekarang menginginkan suatu menu yang menarik, sehingga layak dipajang di medsos seperti Instagram.

“Kami berusaha selalu mengikuti tren sesuai perkembangan zaman dengan meluncurkan menu baru yang disukai anak muda dan instagramable,” ujar Felix.

Ia menuturkan Zangrandi hadir di Surabaya pada 1930 yang didirikan oleh keluarga Zangrandi dari Italia. Mereka lalu kembali ke negara asal pada 1960 dan Zangrandi diambil alih oleh keluarga Tanumulia. Kini Zangrandi dikelola oleh generasi ketiga. Selain di pusat di Jl. Yos Sudarso, Surabaya, Zangrandi saat ini memiliki cabang di Mal Galaxy dan Pasar Atom.

“Kami mampu eksis selama 88 tahun, karena konsisten dengan resep legendaris turun-temurun dan menggunakan bahan alami. Kami mengutamakan loyalitas, layanan dan mempertahankan identitas,” ujar Felix.

Ia mengatakan, banyak pengunjung Zangrandi adalah kastemer loyal yang selalu menyempatkan diri datang ke sini bersama keluarga atau teman-teman. Meskipun tempat ini tergolong lawas, namun banyak pula anak muda yang suka nongkrong di sini, karena lokasinya di tengah kota dan suasananya cozy.

Penulis: Natalia Trijaji