XL Axiata & Kemendes PDTT Jalin Kerja Sama; Program Sisternet

XL Axiata & Kemendes PDTT Jalin Kerja Sama; Program Sisternet

XL Axiata & Kemendes PDTT Jalin Kerja Sama; Program Sisternet

Dorong pemanfaatan internet dan medsos untuk tingkatkan ekonomi pedesaan

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui program Sisternet untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di wilayah pedesaan.

Implementasi program kerja sama telah diawali di Pandeglang, Banten, dengan mengadakan lokakarya calon pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) daerah tertinggal dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Group Head Corporate Communications PT XL Axiata, Tri Wahyuningsih, mengatakan pihaknya menggelar program-program yang memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan internet untuk tujuan produktif guna meningkatkan perekonomian, pendidikan maupun aktivitas sosial lainnya.

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo, mengatakan terdapat 122 daerah tertinggal di Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 131 Tahun 2015 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019. Diperlukan strategi untuk percepatan pembangunan daerah tertinggal, salah satunya melalui pengembangan perekonomian masyakakat.

“Diperlukan implementasi teknologi dan inovasi, termasuk untuk membuka jaringan pemasaran di daerah teringgal. Untuk itu pengembangan ekonomi digital perlu diterapkan pada daerah-daerah tertinggal ini,” ujarnya dalam rilis yang diterima dari XL Axiata.

Samsul mengatakan, sebanyak 143,26 juta jiwa atau 54,68% dari 262 juta penduduk Indonesia adalah pengguna internet. Artinya Indonesia merupakan pasar besar untuk menjadi sasaran pemasaran hasil produk unggulan daerah secara online, termasuk produk unggulan di daerah tertinggal. Melalui pengembangan digital ekonomi, masyarakat di daerah tertinggal dapat langsung berjualan secara online. Hal ini akan membuka link antara desa-desa di daerah tertinggal dengan kota-kota pusat pertumbuhan melalui TI.

Untuk implementasi program dukungan bagi Kemendes ini, XL Axiata melalui Sisternet membuka Program Kelas Kreatif Inspiratif. Kelas ini mengajarkan kepada para calon pengelola BUMDes materi mengenai internet dasar dan media sosial sebagai sarana pemasaran. XL Axiata berharap para calon pengelola BUMDes akan memiliki pemahaman lebih dalam mengenai keunggulan teknologi internet, ekonomi digital dan potensi ekonomi di desa masing-masing yang bisa dikembangkan dengan memanfaatkan internet dalam promosi.

Program dan kerja sama tersebut diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di daerah tertinggal di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak dengan tersedianya tenaga kerja terampil yang nantinya dapat membuka lapangan usaha sendiri. Kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat khususnya perempuan dalam pengelolaan manajemen usaha di bidang ekonomi digital sebagai bekal untuk pengelolaan BUMDes yang lebih maju.

XL Axiata melalui Sisternet juga menyelenggarakan workshop mengenai pemeliharaan kesehatan kulit guna mencegah penyakit kulit di lingkungan mereka.

Program kerja sama XL Axiata dan Kemendes juga akan dilaksanakan di sejumlah daerah lain di antaranya Lombok Tengah dan Situbondo.

Penulis: Natalia Trijaji