XL Axiata; Gelar Future Leaders Angkatan Ke-7

XL Axiata; Gelar Future Leaders Angkatan Ke-7

XL Axiata; Gelar Future Leaders Angkatan Ke-7

Fasilitasi diskusi publik tentang peran mahasiswa dalam politik di Unair Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Melalui program sosial berkelanjutan di bidang pendidikan XL Future Leaders (XLFL) Global Thinking yang kini memasuki tahun ke-7, XL Axiata membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengikuti program tersebut mulai 1 April-31 Juli 2018.

Caretaker Vice Presiden XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim, mengatakan pihaknya membuka kesempatan bagi para mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan berbagai manfaat melalui program tersebut.

“Kami percaya, apa yang kami berikan melalui program ini akan mendukung para siswa untuk mempersiapkan diri masuk ke dalam dunia global dan digital. Sudah ada 6 angkatan yang terbentuk dengan 4 angkatan di antaranya telah menyelesaikan program. Total, program ini telah berhasil diselesaikan oleh 550 peserta,” ujarnya.

Pada tahun ini, XL menyelenggarakan sosialisasi berupa diskusi publik yang membahas tentang isu yang terkait di tiap daerah yaitu di Bandung, Makassar, Medan, Surabaya, Jakarta dan Yogyakarta. Diskusi publik di Surabaya mengambil tema “Youth In Politics” yang diadakan di Gedung C Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Kampus B Universitas Airlangga pada Senin (14/5/2018). Tema tersebut dipilih karena ingin mengajarkan dan melatih para mahasiswa untuk lebih peka terhadap kondisi dan permasalahan di daerah masing-masing.

Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, yang menjadi pemateri mengajak kaum muda untuk tidak alergi politik. “Mahasiswa, pelajar, kaum muda jangan apatis bicara politik. Tak ada jalan lain untuk meraih kekuasaan selain lewat politik,” katanya.

Menurut Whisnu, selama ini politik menjadi pelarian mereka yang gagal masuk pegawai negeri sipil (PNS), dokter, bisnis dan lainnya, sehingga masuk partai politik sebagai pelarian dan berujung rusaknya tatanan politik. Jika semakin sedikit orang baik dan berkompeten terjun ke politik sejak awal, maka semakin sedikit pula pemikir baik bangsa ini.

“Karena itu anak muda jangan apatis politik. Jangan anggap politik itu kotor. Politik itu ilmu. Yang kotor itu orangnya, yang jahat manusianya. Jika kaum muda ingin mengubah sistem, maka harus masuk ke dalam. Jika ingin mengubah dari luar, diperlukan ekstra power,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Informasi dan Humas dan pakar politik Unair, Suko Widodo, mengatakan minimnya ketertarikan kaum muda pada politik bukan saja terjadi di Indonesia, namun juga di Malaysia. Buktinya Mahathir Muhammad yang sudah tua kembali terpilih menjadi perdana menteri. Karena itu, Suko melihat perlunya anak muda menjadikan dunia politik praktis sebagai salah satu pilihan dalam berjuang.

XLFL juga mengadakan sosialisasi program di 26 universitas di berbagai daerah. Program ini berlangsung pada April-Juli 2018. XL Axiata menjelaskan mengenai program XLFL angkatan ke-7 kepada para mahasiswa.

Untuk bisa mengikuti program berdurasi 2 tahun ini, syaratnya berstatus mahasiswa aktif, berusia maksimal 21 tahun, pada saat mendaftar sedang menempuh tahun pertama atau kedua program S-1, terbuka untuk semua jurusan dan memiliki IPK minimal 2,8. Program XLFL ini terbuka untuk seluruh mahasiswa. Jumlah peserta yang diterima tahun ini minimal 150 orang yang terpilih melalui serangkaian seleksi ketat. Tidak ada kuota khusus untuk masing-masing daerah pada saat seleksi peserta.

Para mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti program XL Future Leaders dapat mengikuti seleksi dengan melakukan registrasi secara online via website join.xlfutureleaders.com hingga 31 Juli 2018. Peserta yang lolos registrasi akan diumumkan pada Agustus untuk mengikuti tahap selanjutnya tes tertulis secara online.

Penulis: Natalia Trijaji