The Lawyers - Pokrol Bambu; Tayang 16 Mei

The Lawyers - Pokrol Bambu; Tayang 16 Mei

THE LAWYERS (POKROL BAMBU); Tayang 16 Mei Mendatang

Casa Grande Residence, Jakarta, Kabarindo- Apa yang terlintas dari Pokrol Bambu ?

Dijelaskan oleh Erwin Kallo yang kemarin, Kamis (9/5) memproklamirkan PHnya untuk memproduksi film-film yang berkutat di dunia hukum.

"Menjadikan Film sebagai media kritik tentu saja visualisasi yang benar dengan skenario yang inspiring dan apa adanya akan membersitkan dari hati yang paling dalam yakni, 'Ini film gua banget, atau saya pernah mengalaminya dan akhirnya senyum sendiri. Yah Erwin Kallo Films perkenalkan eksistensi Pokrol Bambu atau sekelompok orang yang selalu mendatangi kejadian hukum dan menawari diri untuk menyelesaikannya padahal mereka bukan pengacara atau lawyer. Mereka ada dan dari perspektif jenakan film ini akan coba persembahkan laiknya pepatah, menertawai diri sendiri bisa jadi nasehat yang efektif, "papar Erwin Kallo sumringah dan menandaskan mengapa sampai 'telat' 2 tahun karena memang stock shootnya panjang dan pilah pilih adegan yang paling bagus menjadi proses panjang.

Kali ini mas Roy Marten beradu akting sebagai pengacara kaya raya dengan Dicky Chandra dan timnya yang menjadi pokrol bambu, ada juga Rina Hassim aktris senior dari Makassar sebagai hakim, Kartika Berliana, Jerio Jeffry yang sudah jarang dilayar lebar kembali eksis sebagai lawyer yang mengidap Sadomasochism Disorder alias melakukan penyiksaan ke pasangan untuk memuaskan birahinya.

Selain itu Musdalifah Basri (komika), Tengku Rina, Poeljangga, Dika Anggara, Mugi Elman, Nayla Erwin dan lainnya.

Hadir Executive Producer Sumarni Kamaruddin yang kerap disapa Kak Nani memastikan PHnya spesialisasi film-film berlatar dunia hukum, jadi mulai dari Hakim, Jaksa dan dunia Lawyer.

"Saya ini Lawyer yang manusia.juga apalagi kolega di ruang persidangan saat menangani kasus perdata, pidana sampai kasus cerai dan lainnya. Banyak yang lucu dan sarat pesan inspiratif yang patut diketahui oleh dunia luar melalui Film semua kritikan akan terasa elegan dan berkelas. Apalagi memang dialog film ini hanya untuk penonton yang cerdas, " ucap Kak Nina sambil mengingatkan ada 2-3 judul lagi.

Redaksi menduga ada 
tiga hal yg akan dipapar film ini seperti Sadomasochism disorder, Isyu Kekerasan Perempuan dan fenomena Pokrol Bambu setelah redaksi menonton trailernya bersama media ibukota lainnya.

Trailer yang memperlihatkan debat ala persidangan  modern model Barat sampai celotehan lepas dan mengocok perut makin membuat penasaran.

www.erwinkallofilm.com