Taman Safari Prigen; Serukan Jaga Populasi Jerapah

Taman Safari Prigen; Serukan Jaga Populasi Jerapah

Taman Safari Prigen; Serukan Jaga Populasi Jerapah

 

Ajak pengunjung beri makan jerapah

 

Surabaya, Kabarindo- Taman Safari Prigen di Pasuruan menyerukan kepada semua pihak untuk menjaga populasi jerapah.

 

Seruan ini disampaikan Eko Windarto, Wildlife Education Manager Taman Safari Prigen (TSP), dalam rangka memperingati World Girafe Day (Hari Jerapah se-Dunia) yang telah berlangsung di TSP. Juga untuk mengkampanyekan “Save Girafe” dari kepunahan. Acara ini pertama kali dilaksanakan pada 2014.

 

“Menjaga populasi jerapah merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita berharap acara ini bisa mengkampanyekan perlindungan habibat satwa ini,” kata Eko.


Saat ini hewan tertinggi di dunia tersebut dalam ancaman. Populasi jerapah di alam bebas terus menurun seiring dengan masifnya kerusakan hutan yang merupakan habitat mereka.
Populasi jerapah menurun drastis hingga 40% dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List menyatakan jerapah sebagai kategori hewan terancam punah. IUCN Red List merupakan organisasi internasional yang memberikan informasi dan analisis mengenai status, tren dan ancaman terhadap spesies.


Menurut laporan Nature World News, para pemburu rela menjelajah ke-21 negara tempat jerapah berada, kemudian menargetkan hewan ini sebagai sasaran tembak. Hal ini dilakukan di taman nasional milik negara, swasta maupun lahan umum. Akibatnya, saat ini jumlah jerapah dari Afrika Barat yang tersisa di Nigeria kurang dari 300 ekor serta kurang dari 700 ekor lainnya bisa ditemukan di Uganda dan Kenya.

 

Pada acara peringatan tersebut, para pengunjung Baobab Safari Resort bisa memberikan makanan secara langsung di feeding station kepada tiga ekor jerapah -Zahra, Zahari dan Kamil- dari tumpeng-tumpeng yang kemudian diambil oleh hewan tersebut dengan lidah mereka. Pengunjung antusias, senang dan menikmati sensasi memberikan makanan tersebut.

 

Biasanya jerapah-jerapah ini diberi makan kacang panjang. Namun kali ini hewan tersebut bisa menikmati sayuran dan buah-buahan. Tersedia 10 tumpeng untuk jerapah-jerapah ini yang habis dilalap dalam waktu singkat. Pengunjung tertawa melihat gesitnya hewan ini melahap makanan.

 

Mereka kemudian memberikan cap tangan atau Hands for Giraffe untuk berkomitmen mendukung pelestarian satwa cantik asli Afrika ini.

Penulis: Natalia Trijaji