Surabaya Marathon 2018 Siap Dihelat; Diikuti Pelari dari Berbagai Negara

Surabaya Marathon 2018 Siap Dihelat; Diikuti Pelari dari Berbagai Negara

Surabaya Marathon 2018 Siap Dihelat; Diikuti Pelari dari Berbagai Negara

Berikan medali unik bermotif ikon-ikon Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Surabaya Marathon 2018 siap dihelat pada Minggu (12/8/2018) yang diikuti ribuan pelari dari Indonesia maupun manca negara.

Ini merupakan event kedua kali yang diadakan pada Agustus dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-73.

Sutandi Purnomosidi, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim, salah satu pendukung event tersebut, mengatakan Surabaya Marathon 2018 mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang semula ditargetkan 4.000 pelari, namun akhirnya mencapai 4.306 pelari.

Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia maupun luar negeri. Dari jumlah tersebut, 50% peserta dari Surabaya. Peserta dari luar negeri tercatat 94 pelari yaitu dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Hongkong, India, Cina, Korsel, Jepang, Australia, Belanda, Prancis, Inggris, Denmark, AS, Ekuador, Meksiko, Ethiopia dan Kenya.

Menurut Francisca Budiman, Ketua Panitia Surabaya Marathon 2018, tingginya animo peserta karena selama ini belum ada event marathon berskala internasional di Surabaya. Banyaknya peserta dari mancanegara menunjukkan event tersebut sudah diterima oleh kalangan internasional.

Sutandi menjelaskan, event tahun ini melombakan 4 kategori yaitu 5 kilometer (5K), 10 K, half marathon (21 K) dan full marathon (42 K). Pada event pertama tahun lalu hanya dilombakan 3 kategori tanpa full marathon.

Surabaya Marathon 2018 diikuti pelari dari beragam usia. Untuk kategori 5K dan 10 K bisa diikuti mulai usia 12 tahun. Banyak pula peserta berusia di atas 40 tahun, bahkan yang tertua adalah 69 tahun. Kategori 5K dan 10 K menjadi favorit yang diikuti paling banyak peserta. Peminat full marathon juga cukup banyak, hampir 500 peserta.

Start dan finish lomba di Jl. Embong Malang Surabaya dengan rute melewati jalan-jalan utama dan ikon-ikon di Surabaya seperti Tugu Pahlawan, Hotel Majapahit, Balai Kota, Monkasel, Bambu Runcing dan Taman Bungkul.

Menurut Sisca, rute dibuat demikian untuk memperkenalkan Surabaya dan ikon-ikon di kota ini kepada para peserta, terutama dari mancanegara.

“Surabaya kan sudah cukup dikenal ya, termasuk di luar negeri, berkat prestasinya. Kota ini sekarang menjadi lebih bagus dan asri. Kita ingin menunjukkannya kepada para peserta,” ujarnya.

Sisca menambahkan, karena ini merupakan event olahraga internasional yang membawa nama Surabaya, pihaknya akan menyelenggarakan dengan sebaik mungkin, termasuk dalam hal layanan, keamanan dan kenyamanan. Untuk itu semua telah dipersiapkan secara matang. Ada beberapa jalan yang akan ditutup secara parsial, agar para peserta bisa berlari dengan tenang dan nyaman, namun lalu-lintas tetap lancar.

Total hadiah yang diberikan kepada para pemenang sebesar Rp.500 juta untuk semua kategori. Para juara untuk masing-masing kategori juga akan mendapat hadiah istimewa berupa medali yang unik, karena memiliki motif ikon-ikon di Surabaya. Sisi luar medali ini juga bisa diputar.

Penulis: Natalia Trijaji