Suami Yang Menangis; Persembahan Faridsyah Zikri

Suami Yang Menangis; Persembahan Faridsyah Zikri

SEBUAH CERITA DALAM CERITA SUAMI YANG MENANGIS Based On True Story KH. M. Arifin Ilham 

XXi Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta, Kabarindo-  Sebuah cen'ta dalam cerita.

Film yang mengisahkan kehidupan Ustadz ARIFIN ILHAM dan' kecil hingga saat ini, baik suka maupun duka yang diselaraskan dengan kisah imajinatif jamaahnya. 

DAHLAN pemuda yang baru memiliki satu anak, sejak menikah dengan AISYAH hidupnya selalu susah. Dia seorang seniman lukis, segala usaha dan upaya dia lakukan masih tetap saja seret rejeki. Tapi yang dilakukan bukan istiqomah memohon pada ALLAH melainkan frustrasi dan benci pada ALLAH serta melupakan semua kesulitan hidupnya dengan meminum minuman keras, AISYAH sang istri hanya bisa bersabar menasihati suaminya. Hingga suatu hari ALLAH memberikan ujian yang lebih dari biasanya, HUMAIRA anak semata wayangnya meninggal dunia terkena demam berdarah, karena tak punya uang hingga teriambat membawanya kerumah sakit.

DAHLAN dan AISYAH sangat terpukul dengan kejadian itu. Hari-han'nya selalu diiringi dengan tangisan dan rintihan penderitaan. 

Subhanallah suatu hari DAHLAN sedang menangis disebuah masjid, Ust ARIFIN ILHAM mendengar tangisan rintihan itu lalu menghampiri DAHLAN, Ust ARIFIN menenangkannya hingga DAHLAN bercerita tentang ujian hidupnya dari perbuatan maksiatnya sampai dia menikah karena kecelakaan, sebuah pernikahan yang tidak berkah. 

Ustadz ARIFIN ILHAM pun bercen'ta mengenai masa lalunya. bagaimana masa mudanya sampai dia menikah yang penuh dengan keberkahan, DAHLAN memeluk erat ustad ARIFIN ILHAM dia ingin bertaubat dengan bimbingannya. 

DAHLAN memulai kembali menjual lukisan-lukisannya, hingga suatu hari seorang kolektor tertarik dengan lukisan DAHLAN, tapi sayang lukisan yang dibuat dari ide 

almarhum anaknya tidak dijual karena hanya untuk kenangan manis bersama HUMAIRA. 

Sang kolektor tenis mengejar DAHLAN untuk memiliki lukisan tersebut, sampai harga berapapun dia akan beli. Akhirnya dengan permohonan dari AISYAH istri tercintanya lukisan itu dijual dan sekaligus sang kolektor memberikan investasi sebuah galeri seni pada DAHLAN, subhanallah rejeki datang dari tempat yang tak disangka-sangka. DAHLAN kini menjadi seorang pelukis yang sukses, kebahagiannya ini dia curahkan pada Ust ARIFIN ILHAM yang juga menasihatinya agar terus istiqomah pada ALLAH dan tetap sayang pada AISYAH sang istn' sambil menasihatinya untuk tidak berpoligami jika tidak mampu. Ada syarat-syarat tertentu yang harus dijalankan untuk berpoligami salah satunya adalah izin dan istri. 

Suatu hari seorang pelacur yang bernama MONA sedang menderita akibat kejahatan pelanggan-pelanggannya, dia ditipu setelah dibooking, bukan bayaran yang dia dapat malah bogeman mentah, pertolongannya pada seekor anjing yang sedang kehausan membuatnya dipertemukan ALLAH dengan DAHLAN. DAHLAN menolongnya saat MONA yang hampir tewas tertabrak kendaraan, dari situlah perkenalan DAHLAN dengan MONA yang berbuah pertaubatan MONA yang ingin menjadi wanita muslimah sesungguhnya. DAHLAN terus membimbing MONA hingga akhirnya hatinya yang iba berubah menjadi cinta. DAHLAN meminta izin pada AISYAH untuk menikah lagi, AISYAH syok mendengarnya dia tidak menyetujui keinginan DAHLAN. Karna iba yang dihiasi hawa nafsu. 

Akhirnya DAHLAN tak menggubris AISYAH, ia tetap menikahi MONA. Walau tak pernah ada masalah setelah ia menikah lagi, tapi keadaan hatinya selalu gelisah merasa bersalah pada AISYAH. 

Hingga setiap sholat DAHLAN selalu menangis mengingat dosanya hingga AISYAH pun jadi curiga melihat suaminya Apa yang ditangisinya lagi ? 

DAHLAN mendatangi ustad ARIFIN untuk mengaku kesalahannya karna sudah menikah lagi tanpa persetujuan sang istri, ustad ARIFIN menceritakan tentang poligaminya yang harus dengan restu istri dan orang tuanya, karena semua merestuinya hidupnya pun jadi berkah dan bahagia. 

Atas dasar nasihat Ustadz ARIFIN ILHAM akhirnya DAHLAN akan bicara jujur pada sang istri. 

Tapi sebelum DAHLAN bicara ternyata AISYAH sudah tahu dan' penyelidikannya, bersamaan dengan itu MONA di vonis terkena kanker paruparu dan hidupnya tak akan lama lagi. 

AISYAH memohon nasihat pada YUNI istn' Ustadz ARIFIN ILHAM yang bisa ikhlas menghadapi masalah sepertinya, atas nasihat YUNI, AISYAH bisa tegar menghadapi semua itu, hingga didepan jenazah MONA dia memaafkan kekhilafan suami dan istri keduanya, tak disangka jenazah MONA meneteskan air mata dari rilis yang diterima redaksi.